Gubernur BI: Investasi Daerah Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

    Husen Miftahudin - 17 November 2020 12:26 WIB
    Gubernur BI: Investasi Daerah Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional
    Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia
    Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan investasi daerah menjadi salah satu kunci mendorong pemulihan ekonomi nasional. Untuk meningkatkan promosi perdagangan dan investasi di daerah maupun nasional, BI akan senantiasa bersinergi dengan pemerintah dan berbagai otoritas terkait.

    Selain investasi, jelasnya, ada dua kunci penting lainnya untuk membangun sinergi dan energi optimisme dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional. Pertama, meyakini bahwa perbaikan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai positif pada kuartal IV-2020 dan akan meningkat menjadi lima pada 2021 dan terus meningkat pada kurun waktu lima tahun ke depan.

    "Hal tersebut didukung oleh perbaikan konsumsi, ekspor, dan investasi. Kedua, sinergi koordinasi kebijakan ekonomi nasional yang sangat kuat dan erat antara pemerintah, BI, OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan berbagai instansi/lembaga," ungkap Perry dalam pembukaan kegiatan West Java Investment Summit (WJIS) secara virtual yang dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Selasa, 17 November 2020.

    Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa indikasi positif investasi yang berkualitas di Indonesia guna mendukung pemulihan ekonomi. Hal tersebut ditandai dengan meratanya investasi tidak hanya di Jawa, namun juga luar Pulau Jawa, didukung perbaikan infrastruktur di berbagai wilayah di Indonesia.

    Dari sisi regional, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan optimismenya terhadap kondisi makroekonomi di daerah. Terdapat dua aspek penting yang didorong oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk menarik investasi di Jawa Barat, yaitu kualitas infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia.

    "Pascacovid-19, terdapat tujuh ekonomi baru yang akan menjadi kekuatan Jawa Barat, yaitu investasi, kemandirian pangan (swasembada), kesehatan, manufaktur, inovasi digital, Green Business Sustainability, dan pariwisata," papar dia.

    WJIS mengusung tema 'Invest in West Java for Better Future: Life, Work, and Play' dan berlangsung pada 16-17 November 2020. Kegiatan ini menjadi platform penyampaian kondisi perekonomian terkini, iklim investasi, peraturan dan kemudahan investasi di Jawa Barat.

    Sebelumnya juga dilakukan kegiatan serupa, 'Central Java Investment and Business Forum (CJIBF)' di wilayah Jawa Tengah pada 11-12 November 2020. Kegiatan ini menjadi ajang promosi berbagai proyek investasi prioritas provinsi dan komoditas strategis dalam rangka meningkatkan realisasi investasi serta memperluas akses pasar komoditas strategis ke pasar internasional.

    Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan ini pada akhirnya akan berujung pada peningkatan ekspor, menjadi platform bagi investor dan buyer untuk melakukan diskusi dengan project owners, pelaku usaha dan pemerintah daerah, serta membangun jejaring antara investor, pelaku usaha, perwakilan negara mitra dan pemerintah daerah sebagai upaya menjaga persepsi positif stakeholders.

    Penyelenggaraan WJIS menjadi wujud program linkage Investor Relation Unit (IRU)-Regional Investor Relation Unit (RIRU)-Global Investor Relation Unit (GIRU) sebagai upaya integrasi kegiatan hubungan investor di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

    "Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung investasi dan perdagangan Indonesia dengan negara mitra yang semakin baik sehingga dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutup Onny. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id