Wow! Pasar Keuangan RI Kebanjiran Dana Asing Rp10,54 Triliun

    Husen Miftahudin - 11 Juni 2021 16:27 WIB
    Wow! Pasar Keuangan RI Kebanjiran Dana Asing Rp10,54 Triliun
    Ilustrasi aliran dana asing masuk RI - - Foto: dok Antara



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing kembali membanjiri pasar keuangan domestik selama sepekan. Berdasarkan data transaksi pada 7-10 Juni 2021, dana-dana dari investor asing (nonresiden) membanjiri pasar keuangan domestik (beli neto/inflow) sebanyak Rp10,54 triliun.

    Derasnya modal asing ke pasar keuangan domestik itu ditopang oleh pembelian portofolio investasi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp10,49 triliun. Di pasar saham juga turut menambah derasnya aliran dana asing di pasar keuangan domestik sebesar Rp0,05 triliun.

    "Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik (tercatat) beli neto sebesar Rp14,65 triliun," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam perkembangan indikator stabilitas nilai rupiah, Jumat, 11 Juni 2021.

     



    Adapun premi risiko atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun turun ke level 73,52 basis poin (bps) per 10 Juni 2021 dari 75,21 bps per 4 Juni 2021. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

    Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.

    Di sisi lain, kondisi mengalir derasnya dana asing ke pasar keuangan Indonesia selama sepekan turut membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melesat. Mata uang Garuda pada perdagangan akhir pekan ini menguat ditopang data-data positif internal.

    Mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap USD menguat ke level Rp14.189 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat sebanyak 59 poin atau setara 0,41 persen dari posisi Rp14.248 per USD pada penutupan perdagangan di hari sebelumnya.

    Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah juga berada di zona hijau pada posisi Rp14.190 per USD. Rupiah menguat 48 poin atau setara 0,34 persen dari Rp14.238 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.240 per USD atau menguat 22 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.262 per USD.

    Erwin menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

    "Termasuk melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tegas Erwin.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id