PPKM Darurat Diperpanjang, Rupiah Diramal Bakal Menguat

    Husen Miftahudin - 21 Juli 2021 11:09 WIB
    PPKM Darurat Diperpanjang, Rupiah Diramal Bakal Menguat
    Ilustrasi mata uang rupiah - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengapresiasi langkah pemerintah yang memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021. Langkah tersebut diyakini bakal memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

    "Isu awal dua minggu (perpanjangan PPKM darurat). Dengan melihat kondisi PPKM darurat yang hanya sampai 25 atau 26 Juli, ini akan berdampak positif ke rupiah," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Menurutnya, para pelaku pasar merespons positif langkah dan kebijakan pemerintah menerapkan pembatasan sosial dan aktivitas tersebut. Diharapkan langkah itu dapat meminimalisasi penambahan kasus infeksi covid-19 di Indonesia.

    "Isu yang beredar dua minggu, tapi kenyataan pemerintah hanya menambah sampai 25 Juli. Dengan lima hari ke depan, diharapkan pasien covid-19 terus menurun," tuturnya.

    Sebelumnya, Ibrahim mengungkapkan bahwa dampak PPKM darurat terhadap perekonomian tidak lebih dalam jika dibandingkan dengan dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 2020 lalu. Hal ini karena beberapa sektor esensial diperbolehkan untuk beroperasi dengan protokol kesehatan.

    Selain itu, akselerasi program vaksinasi dan penguatan kapasitas pengujian, pelacakan, dan perawatan diharapkan akan membantu untuk melandaikan kasus harian, serta menekan kasus aktif covid-19.

    Untuk menghadapi PPKM darurat yang berdampak pada pembatasan sosial dan konsumsi masyarakat, maka pemerintah melakukan beberapa upaya. Di antaranya yaitu refocusing anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), perpanjangan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).

    "Kemudian perpanjangan stimulus listrik, percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta percepatan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako," urai dia.

    Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terpantau melemah dibandingkan dengan di akhir perdagangan Senin yang berada di posisi Rp14.517 per USD. Sedangkan pada Selasa, perdagangan mata uang diliburkan memperingati Hari Raya Iduladha.

    Mengutip Bloomberg, Rabu, 21 Juli 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke level Rp14.530 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.530 hingga Rp14.545 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di level Rp14.370 per USD.

    Sementara itu, dolar AS naik ke level tertinggi tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), terangkat upaya pelarian ke aset-aset yang lebih aman. Investor tetap cemas tentang varian virus korona yang menyebar cepat yang dapat menghambat pertumbuhan global.

    Dalam perdagangan sore, indeks dolar, ukuran nilainya terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,1 persen menjadi 92,961, setelah mencapai tertinggi tiga bulan di 93,161 di awal sesi.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id