Pelita Samudera Cetak Pendapatan USD19,3 Juta di Kuartal I-2020

    Husen Miftahudin - 03 Juni 2020 17:52 WIB
    Pelita Samudera Cetak Pendapatan USD19,3 Juta di Kuartal I-2020
    Pelita Samudera Shipping - - Foto: Istimewa
    Jakarta: Perusahaan jasa angkutan laut PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) berhasil mencetak pendapatan usaha sebesar USD19,3 juta di kuartal I-2020. Capaian tersebut meningkat USD1,6 juta atau naik sembilan persen dari periode yang sama tahun lalu.

    Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping Imelda Agustina Kiagoes mengatakan kenaikan pendapatan tersebut tidak lepas dari langkah ekspansi penambahan armada yang dilakukan perseroan pada 2019.

    "Empat unit MV yang dibeli di 2019 juga telah beroperasi penuh di 2020. Kontribusi terbesar kenaikan pendapatan berasal dari peningkatan volume pada segmen bulk carrier atau MotorVessel (MV)," ujar Imelda dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu, 3 Juni 2020.

    Segmen MV mengalami kenaikan volume sebesar 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu tarif angkutan rata-rata juga mengalami kenaikan menjadi USD2,6 per metrik ton dari USD2,2 per metrik ton di kuartal I-2019.

    Sementara, total pendapatan sewa berjangka naik signifikan sebesar 487 persen menjadi USD2,9 juta di kuartal I-2020 dari USD495 ribu pada kuartal I-2019. Sedangkan total volume dari segmen Floating Loading Facility (FLF), Kapal Tunda dan Tongkang (TNB), serta MV di kuartal I-2020 mencapai 7,5 juta metrik ton.

    Perolehan pendapatan tersebut membuat posisi laba bruto mengalami kenaikan sebesar 12 persen (yoy) menjadi USD4,4 juta dari USD3,9 juta. Adapun laba bersih perseroan hanya sebesar USD1,1 juta di kuartal I-2020, raihan tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan USD2,2 juta di kuartal I-2019.

    "Terdapat kerugian selisih kurs yang belum direalisasi sebesar USD641 ribu akibat depresiasi mata uang rupiah, serta kerugian instrument derivative yang belum direalisasi sebesar USD567 ribu," urainya.

    Di sisi lain, total aset yang dimiliki perseroan per 31 Maret 2020 sebesar USD140,7 juta. Angka ini juga mengalami penurunan bila dibandingkan posisi 31 Desember 2019 sebesar USD143,2 juta.

    "Di tengah perlambatan perekonomian global dan regional akibat pandemi, perseroan memiliki posisi likuiditas yang sangat baik dengan rasio lancar (current ratio) per 31 Maret 2020 sebesar 0,72 kali," tutur Imelda.

    Secara struktur modal, posisi leverage juga terjaga dengan baik di mana total utang berbunga dibandingkan ekuitas atau debt to equity ratio per 31 Maret 2020 mencapai 0,39 kali dibandingkan 0,38 kali di periode 31 Maret 2019.

    Perseroan juga berhasil mendapatkan kontrak jangka panjang di kuartal I-2020 untuk pengangkutan aluminium dengan PT Inalum (Persero) yang merupakan perusahaan BUMN peleburan aluminium terbesar di Indonesia.

    Pada Maret 2020, untuk pertama kalinya perseroan juga mengangkut tembaga dari Amman Mineral (sebelumnya PT Newmont Nusa Tenggara) dan pasir besi dari Kalimantan ke Papua dengan kapal MV. Raihan kontrak ini sejalan dengan strategi target diversifikasi bisnis sejak 2019.

    "Perseroan juga sukses mengembangkan basis pelanggan dari batu bara ke sektor energi yang lain," ucap dia.

    Terkait pandemi covid-19, Imelda menyampaikan pihaknya terus tanggap dalam menyiapkan perencanaan keberlangsungan bisnis (business continuity plan) agar dapat beroperasi dengan aman tanpa membahayakan kesehatan dan keselamatan karyawan, awak kapal, serta pelanggan.

    "Rapid test juga dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Dengan terus memperhatikan aspek sosial-ekonomi, perseroan memberikan dukungan bagi para pemangku kepentingan yang terdampak covid-19 sebagai bagian dari target Corporate Social Responsibility (CSR)," tutup Imelda.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id