Pasar Masih Berharap Ekonomi Bisa Pulih

    Antara - 23 Juni 2020 12:38 WIB
    Pasar Masih Berharap Ekonomi Bisa Pulih
    Foto: dok MI.
    Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa diprediksi tertekan, meski pasar juga masih berharap ekonomi bisa pulih di tengah pandemi.

    Pada pukul 09.45 WIB rupiah melemah 60 poin atau 0,43 persen menjadi Rp14.210 per USD dari sebelumnya Rp14.150 per USD.

    "Rupiah kemungkinan masih tertekan. Sebagian pelaku pasar masih khawatir mengenai peningkatan jumlah kasus positif di dunia dan gelombang kedua di beberapa negara yang sudah membuka kembali perekonomiannya," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2020.

    Menurut Ariston, sentimen tersebut masih berpeluang menekan harga aset-aset berisiko di jam pasar Asia hari ini. Rupiah masih berpeluang tertekan karena sentimen tersebut.

    Tapi di sisi lain, lanjutnya, pasar masih berharap terhadap potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Indeks saham AS semalam positif karena harapan tersebut.

    "Jadi dua sentimen ini masih beradu, tinggal mana yang lebih banyak pendukungnya. Tapi hari ini mungkin masih sentimen yang negatif," ujar Ariston.

    Pagi ini pasar mendapatkan kabar terbaru yang memberikan sentimen negatif dari hasil wawancara penasehat perdagangan pemerintah AS Peter Navarro dengan Fox News bahwa perjanjian dagang dengan Tiongkok telah berakhir.

    Wawancara itu menunjukkan hubungan AS dan Tiongkok yang masih memanas dan mengancam pelaksanaan perjanjian dagang yang telah disepakati.

    Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpeluang melemah kembali ke area Rp14.200 per USD dengan support di kisaran Rp14.050 per USD.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id