OJK Perpanjang Batas Waktu Pelaksanaan RUPS

    Husen Miftahudin - 18 Maret 2020 18:14 WIB
    OJK Perpanjang Batas Waktu Pelaksanaan RUPS
    Ilustrasi - - Foto: dok MI
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan batas waktu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bagi pelaku industri pasar modal. Ini merupakan upaya dalam menanggapi kondisi darurat akibat merebaknya virus korona atau covid-19 di Indonesia.

    OJK memandang status keadaan tertentu  atau darurat bencana wabah penyakit akibat virus korona dapat memengaruhi kemampuan pelaku industri pasar modal dalam menyelenggarakan RUPS secara tepat waktu.

    "Sehingga untuk merespons hal tersebut OJK memutuskan batas waktu penyelenggaraan RUPS tahunan oleh perusahaan terbuka diperpanjang selama dua bulan dari batas waktu kewajiban penyelenggaraan RUPS tahunan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (2) POJK Nomor 32 tahun 2014," ungkap Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran pers, Rabu, 18 Maret 2020.

    Selain itu, penyelenggaraan RUPS oleh perusahaan terbuka dapat dilakukan dengan mekanisme pemberian kuasa secara elektronik dengan menggunakan sistem e-RUPS yang disediakan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dan pelaksanaan RUPS dilakukan seefisien mungkin tanpa mengurangi keabsahan pelaksanaan RUPS sesuai POJK Nomor 32 tahun 2014 UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

    Adapun penyelenggaraan RUPS dengan menggunakan sistem e-RUPS dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang akan segera ditetapkan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. "Dengan dikeluarkannya ketentuan ini, maka pelaksanaan RUPS tahunan yang seharusnya dilakukan paling lambat 30 Juni diubah menjadi 31 Agustus 2020," jelasnya.

    Sedangkan penggunaan mekanisme electronic proxy untuk RUPS melalui sistem e-RUPS disiapkan oleh PT KSEI. "Dengan electronic proxy, maka pemegang saham tidak perlu hadir (menghindari kerumunan) dan cukup diwakili oleh proxy-nya," urai Anto.

    Sebelumnya, OJK juga melonggarkan batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi pelaku industri pasar modal. Batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi emiten dan perusahaan publik diperpanjang selama dua bulan dari batas waktu berakhirnya kewajiban penyampaian laporan.

    Penyampaian laporan keuangan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 Maret diubah menjadi 31 Mei 2020. Sementara penyampaian laporan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 April menjadi 30 Juni 2020.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id