comscore

Emiten Ini Siap IPO, Tawarkan Harga Rp180-Rp200/Saham, Berminat?

Ade Hapsari Lestarini - 17 Juni 2022 12:21 WIB
Emiten Ini Siap IPO, Tawarkan Harga Rp180-Rp200/Saham, Berminat?
Saraswanti Indoland Development berencana IPO. Foto: dok Saraswanti.
Jakarta: PT Saraswanti Indoland Development Tbk menawarkan harga penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di kisaran Rp180-Rp200 per saham. Pengembang properti itu akan melepas sebanyaknya 340 juta saham atau setara 6,31 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO.

"IPO merupakan langkah yang tepat bagi perseroan untuk berkembang lebih cepat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi semua stakeholders," ujar Direktur Utama Saraswanti Indoland Development Bogat Agus Riyono dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juni 2022.
Mengutip prospektus perseroan, total dana hasil IPO yang akan dihimpun oleh perseroan diperkirakan mencapai berkisar Rp61,2 miliar-Rp68 miliar. Adapun seluruh dana yang diperoleh dari IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham dan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.

Modal kerja yang dimaksud terkait dengan pembayaran untuk biaya pemeliharaan MICC dan hotel, pembelian bahan baku untuk makanan dan minuman, pembelian persediaan hotel, pembayaran tenaga kerja dan utilitas, modal kerja untuk pembayaran kepada pemasok dan kontraktor dalam rangka pembangunan proyek apartemen Arjuna dan Bima serta pembangunan proyek Banyu Bening.

Secara bersamaan perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 340 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau setara 6,74 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal penjatahan.
Setiap pemegang satu saham baru perseroan berhak memperoleh satu waran seri I, setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama satu tahun. Waran Seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp20 setiap saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250.

Dalam penawaran umum perdana saham ini perseroan menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Berikut jadwalnya:
  1. Jadwal masa penawaran awal pada 17-23 Juni 2022.
  2. Tanggal efektif pada 30 Juni 2022.
  3. Masa penawaran umum pada 1-5 Juli 2022.
  4. Tanggal penjatahan pada 5 Juli 2022.
  5. Distribusi saham dan Waran Seri I secara elektronik pada 6 Juli 2022.
  6. Pencatatan saham dan Waran Seri I pada 7 Juli 2022.
  7. Akhir Perdagangan Waran Seri I-Pasar Reguler dan Negosiasi pada 4 Januari 2024.
  8. Akhir Perdagangan Waran Seri I-Pasar Tunai pada 5 Januari 2024.
  9. Awal Pelaksanaan Waran Seri I pada 6 Januari 2023.
  10. Akhir Pelaksanaan Waran Seri I pada 6 Januari 2024.
  11. Akhir Masa Berlaku Waran Seri I pada 6 Januari 2024.

Pengembangan proyek

Saraswanti Indoland Development merupakan anak usaha kelompok bisnis Saraswanti. Proyek yang sudah dikembangkan adalah Mataram City di Kota Yogyakarta. Mataram City adalah sebuah mixed-use building di Yogyakarta. Berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektare di kawasan yang paling berkembang, jalan Palagan Tentara Pelajar, saat ini telah beroperasi tiga menara dan sebuah Convention Center.

Menara pertama, Nakula, adalah Hotel Alana Yogyakarta yang dioperasikan oleh Archipelago International. Menara kedua dan ketiga, Sadewa dan Yudhistira, diperuntukan sebagai apartemen. Menara keempat dan kelima, Bima dan Arjuna, segera dibangun dan melengkapi Kawasan Mataram City sebagai sebuah kawasan yang menghadirkan Pandawa Lima secara lengkap.

Hotel Alana adalah hotel MICE berbintang empat terbaik di Yogyakarta. Memiliki 264 kamar, termasuk presidential suite room yang mewah, sebuah Grand Ballroom termegah dan terbesar di Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta 14 meeting room, menjadikan Hotel Alana Yogyakarta sebagai Hotel MICE yang mumpuni untuk penyelenggaraan konferensi internasional, pameran, konser musik, pernikahan, dan berbagai acara-acara besar lainnya.

Lalu, perseroan juga memiliki kondotel Innside by Melia dengan kapasitas 242 kamar. Kondotel ini juga dilengkapi dengan ruang pertemuan berkapasitas kisaran 20-300 orang. Selain itu, perseroan akan mengembangkan proyek landed house, Banyu Bening, The Villa Resort yang terdiri dari 56 unit rumah di atas lahan seluas 9.000 meter persegi di daerah Rawa Pening, Ambarawa, Jawa Tengah.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id