comscore

Waduh! Dana Asing 'Pulang Kampung' Hampir Rp20 Triliun dalam Sepekan

Husen Miftahudin - 13 Mei 2022 20:26 WIB
Waduh! Dana Asing Pulang Kampung Hampir Rp20 Triliun dalam Sepekan
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing keluar dari pasar keuangan domestik pada pekan kedua Mei 2022. Berdasarkan data transaksi pada 9-12 Mei 2022, dana dari investor asing (nonresiden) tersebut tercatat jual neto (outflow) sebanyak Rp19,14 triliun.
 
Keluarnya dana asing dari pasar keuangan domestik utamanya berasal dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp12,32 triliun. Begitu pula di pasar saham, dengan modal asing 'pulang kampung' sebanyak Rp6,82 triliun.
 
"Berdasarkan data setelmen sampai dengan 12 Mei 2022 year to date (ytd), nonresiden jual neto Rp78,13  triliun di pasar SBN dan beli neto Rp65,97 triliun di pasar saham," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip dari rilis Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Adapun premi risiko atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level 133,41 basis poin (bps) per 12 Mei 2022 dari 126,60 bps per 6 Mei 2022. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.
 
Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.
 
Minggatnya dana asing dari pasar keuangan domestik pun turut membuat nilai tukar rupiah babak belur terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda tersebut melemah pada perdagangan akhir pekan ini.
 
Mengutip data Bloomberg, pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke level Rp14.612 per USD. Mata uang Garuda tersebut turun sebanyak 14 poin atau setara 0,10 persen dari posisi Rp14.598 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Data Yahoo Finance juga menunjukkan rupiah berada di zona merah pada posisi Rp14.610 per USD. Rupiah melemah sebanyak 30 poin atau setara 0,21 persen dari Rp14.580 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp14.619 per USD atau turun 34 poin dari perdagangan di hari sebelumnya sebesar Rp14.585 per USD.
 
Terkait hal tersebut, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat.
 
"Serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut," pungkas Erwin.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id