comscore

Investasi Reksa Dana Bisa Jadi Pilihan bagi Penduduk Usia Produktif

Eko Nordiansyah - 10 Agustus 2021 23:03 WIB
Investasi Reksa Dana Bisa Jadi Pilihan bagi Penduduk Usia Produktif
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Jakarta: Aplikasi investasi reksa dana Bibit.id mengajak masyarakat untuk mulai melirik investasi di instrumen reksa dana. Apalagi saat ini baru dua persen dari total jumlah penduduk usia produktif yang berinvestasi di pasar modal sehingga peluangnya masih cukup besar.

"Ini memacu Bibit untuk menjadikan akses terhadap produk-produk investasi di pasar modal kian terbuka dan inklusif bagi siapa saja terlepas dari latar belakang mereka," kata CEO Bibit Sigit Kouwagam dalam keterangan resminya, Selasa, 10 Agustus 2021.
Salah satu upaya Bibit untuk mendorong minat investasi di reksa dana adalah dengan meluncurkan fitur Bibit Bareng. Fitur ini memungkinkan pengguna menabung reksa dana bersama dengan teman dan keluarga di dalam satu portofolio.

Dengan Bibit Bareng, Sigit menjelaskan, setiap pengguna dapat mencapai tujuan finansial secara bersama. Misalnya, bagi pasangan yang menabung bersama untuk persiapan menikah, nabung bareng teman untuk rencana liburan, dan orangtua yang nabung bareng untuk mempersiapkan pendidikan anak.

"Karena itulah, Bibit meluncurkan fitur Bibit Bareng agar masyarakat bisa menabung bersama-sama, berjuang, berusaha, berdisiplin, memantau hasil, dan akhirnya mencapai tujuan investasi mereka bersama," ungkapnya.

Sebelum menggunakan fitur Bibit Bareng, ada sedikitnya tiga hal yang perlu dipahami. Pertama, kegiatan investasi di dalam portofolio bersama dapat dilihat oleh para anggota yang terlibat. Kedua, kepemilikan reksa dana tetap menjadi milik pihak yang berinvestasi dan tidak ada perpindahan kepemilikan. Terakhir, setiap anggota tetap memiliki kuasa penuh atas penjualan dan dana hasil penjualan reksa dananya miliknya.

"Tidak perlu khawatir. Meskipun dilakukan bersama-sama, setiap reksa dana tetap menjadi milik masing-masing anggota dalam portofolio bersama ini. Apabila tujuan investasi sudah tercapai, nilai investasi akan dibagi secara proporsional sesuai kontribusi masing-masing anggota," ujar dia.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna harus harus membuat satu portofolio baru. Setelah itu, pengguna bisa mengundang maksimal sepuluh pengguna lain untuk bergabung dalam portofolio bersama. Sigit optimistis bahwa fitur ini juga relevan dengan situasi pandemi yang tengah kita hadapi.

"Walau harus menjaga jarak secara fisik dan mobilitas menjadi terbatas, hubungan dengan orang-orang terdekat dapat terus erat karena pengguna bisa menabung bareng dan saling menyemangati untuk mencapai tujuan bersama," jelasnya.

Ke depan, ia mengatakan, Bibit akan terus menghadirkan fitur-fitur inovatif lainnya yang relevan dengan persoalan sehari-hari. Sigit berharap kehadiran fitur Bibit Bareng dapat memotivasi generasi muda dan para investor pemula untuk mulai berinvestasi di pasar modal.

"Karena di Bibit, kami meyakini, siapa saja berhak atas masa depan yang lebih baik melalui investasi yang dilakukan dengan cara yang tepat berdasarkan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan investasi setiap orang," pungkasnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id