Mendorong Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bank Syariah di Masa Pandemi

    Ade Hapsari Lestarini - 04 Juli 2021 21:43 WIB
    Mendorong Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bank Syariah di Masa Pandemi
    Ilustrasi. Foto: dok MI.



    Jakarta: Pola kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat selama pandemi covid-19 mengalami perubahan, segala kegiatan dan aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Termasuk dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021.

    Sejalan dengan itu, kepedulian terhadap nilai-nilai keberlanjutan (sustainability) untuk membantu sesama juga semakin meningkat terutama dalam permasalahan ekonomi. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Pasundan Ardi Gunardi mengatakan pentingnya penerapan sektor keuangan secara berkelanjutan oleh bank syariah di masa pandemi.

     



    Dia mengatakan, keuangan berkelanjutan (sustainable finance) bagi bank syariah di Indonesia didefinisikan sebagai dukungan menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup dari perspektif Islam, pengintegrasian keuangan berkelanjutan dalam prinsip dan standar syariah.

    "Bank syariah perlu mendorong penerapan keuangan berkelanjutan di masa pandemi covid-19. Sesungguhnya, bisnis perbankan syariah selaras dengan prinsip keuangan berkelanjutan yang mengutamakan pengembangan manusia, kelestarian alam, kemakmuran, perdamaian, dan kemitraan (5P)," kata Editor-in-Chief Indonesian Journal of Sustainability Accounting and Management itu, Minggu, 4 Juli 2021.

    Ardi menjelaskan, pandemi covid-19 telah mengubah banyak hal dan menyebabkan berbagai krisis hampir di seluruh dunia. Kondisi pandemi sekarang ini menjadi kesempatan bagi bank syariah untuk mengevaluasi pentingnya penerapan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

    Dia menyampaikan bank syariah sebagai perbankan yang sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan memiliki peran penting untuk mendorong penerapan nilai-nilai keuangan berkelanjutan. Ini dapat menjadi upaya untuk menjaga kestabilan ekonomi di masa pandemi covid-19.

    Perbankan syariah harus melakukan transformasi menjadi perbankan syariah yang berdaya saing tinggi dan berperan lebih nyata pada perekonomian nasional dan pembangunan sosial di Indonesia.

    Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran tersebut berharap penerapan keuangan berkelanjutan bisa jadi sebuah peluang bagi perbankan syariah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

    Menurut dia, bank syariah harus mampu menciptakan tren-tren baru dalam perbankan syariah dan bukan hanya mengikuti tren yang sudah ada. Salah satunya segera mendorong transformasi digital di seluruh bank syariah. Teknologi keuangan (fintech) akan terus memainkan peran penting dalam perkembangan industri di tahun-tahun mendatang, yakni dengan meningkatkan akses ke layanan keuangan dan mentransformasi keuangan sosial syariah.
     

    Halaman Selanjutnya
      Bank syariah di era…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id