Sepekan, Gerak IHSG Melemah 1,45% ke 6.007

    Angga Bratadharma - 19 Juni 2021 11:09 WIB
    Sepekan, Gerak IHSG Melemah 1,45% ke 6.007
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO



    Jakarta: Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 14-18 Juni 2021 menunjukkan data yang fluktuatif. Pada pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam level psikologis 6.000, tepatnya di level 6.007,120 atau melemah sebanyak 1,45 persen dari posisi 6.095,497 pada pekan lalu.

    "Peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 2,58 persen menjadi Rp12,554 triliun dari Rp12,238 triliun pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 22 Mei 2021.

     



    Kemudian kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut mengalami perubahan sebesar 1,41 persen menjadi Rp7.108,555 triliun dari Rp7.210,564 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami perubahan sebesar 7,12 persen menjadi 1.165.339 transaksi dari pekan sebelumnya yaitu 1.254.635 transaksi.

    "Rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami perubahan sebesar 11,87 persen menjadi 21,293 miliar saham dari 24,161 miliar saham pada pekan yang lalu. Investor asing pada Jumat, 18 Juni mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp192,71 miliar. Sedangkan sepanjang 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp15,735 triliun," tuturnya.

    Di sisi lain, Saham-saham di Wall Street turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu WIB). Indeks Dow Jones dan S&P 500 membukukan kinerja mingguan terburuknya dalam beberapa bulan, menyusul pernyataan dari pejabat Federal Reserve James Bullard bahwa bank sentral AS mungkin menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

    Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 533,37 poin atau 1,58 persen menjadi menetap di 33.290,08. Indeks S&P 500 berkurang 55,41 poin atau 1,31 persen, menjadi 4.166,45. Indeks Komposit Nasdaq turun 130,97 poin atau 0,92 persen menjadi 14.030,38. Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir melemah, dengan sektor energi memimpin kerugian hingga 2,92 persen.

    Indeks saham unggulan Dow Jones dan S&P 500 memulai minggu ini pada level rekor penutupan, tetapi akhirnya turun paling banyak dalam setiap minggu masing-masing sejak akhir Oktober dan akhir Februari. Indeks Nasdaq yang padat teknologi juga ditutup lebih rendah meskipun membukukan dua penutupan tertinggi dalam lima hari terakhir.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id