Jadi Perusahaan Ke-13 Melantai di Bursa, Saham FIMP Naik 9,6%

    Annisa ayu artanti - 09 April 2021 10:01 WIB
    Jadi Perusahaan Ke-13 Melantai di Bursa, Saham FIMP Naik 9,6%
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI



    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan perusahaan tercatat baru pagi ini. Kali ini, PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) yang menjadi perusahaan tercatat baru ke-13 di 2021. Diharapkan semakin banyak perusahaan melakukan pelepasan saham perdana dengan harapan berdampak positif terhadap industri pasar modal.

    Perusahaan yang bergerak pada industri jasa konstruksi ini menawarkan sebanyak 160 juta lembar saham baru perseroan atau 40 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp125 per saham.






    Berdasarkan pantauan Medcom.id, Jumat, 9 April 2021, harga saham FIMP melesat 9,6 persen atau 12 poin menjadi Rp137 per saham. Saham FIMP ditransaksikan sebanyak 23 kali dengan volume 10.717 lot sehingga terkumpul dana sementara Rp146,82 miliar.

    Direktur Utama Fimperkasa Utama Mohamad Mulky Thalib mengatakan, dana segar yang diperoleh dari hasil IPO ini sebagian besar digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan pembelian alat berat.

    "Hal ini dilakukan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan FIMP dengan tujuan meraih perkiraan target pertumbuhan pendapatan perseroan konsisten minimum sebesar 15 persen per tahun," jelasnya.

    Ia menjelaskan, perusahaan meyakini laju pendapatan tersebut akan meningkat ditopang oleh proyek yang telah diperoleh sebelumnya dan proyek-proyek yang saat ini masih dalam pipeline. Adapun kisaran nilai proyek-proyek itu mencapai Rp183,3 miliar.

    "Beberapa proyek di antaranya adalah pembangunan PLTM Besai Kemu 2x3,5 MW, proyek pekerjaan pematangan lahan, pembangunan unit rumah tinggal di Ciangsana Bogor dan Condet, Jakarta Timur," sebutnya.

    Setelah berhasil melakukan IPO, Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna pun berpesan kepada perseroan untuk dapat merealisasikan rencana ke depan dengan profit yang telah dihimpun.

    Lalu, menghasilkan kinerja operasional dan keuangan yang menarik. Kemudian, selalu mengikuti kemajuan teknologi serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan operasional.

    "Semoga sukses menjadi capital market ecosystem. Memulai journey sebagai perusahaan yang naik kelas," pungkas Nyoman.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id