comscore

Peluang Teknologi Metaverse di Sektor Perbankan Besar

Ade Hapsari Lestarini - 01 Februari 2022 14:20 WIB
Peluang Teknologi <i>Metaverse</i> di Sektor Perbankan Besar
Ilustrasi aset kripto. Foto: AFP/Ina Fasbender.
Jakarta: Babak baru teknologi virtual sudah makin nyata dirasakan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk dunia metaverse.

Teknologi ini bisa memberikan pengalaman baru bagi setiap individu untuk beraktivitas dan berinteraksi jarak jauh secara virtual, tanpa harus meninggalkan zona nyaman mereka, seperti membangun rumah sendiri, menukar aset game on-chain, membuat aset NFT sendiri, membeli tanah virtual, hingga melakukan pertemuan profesional meski dipisahkan oleh jarak ribuan kilometer.
Kini, sektor perbankan pun mulai melirik teknologi virtual 3D yang diusung Mark Zuckerberg ini. Beberapa perbankan dari berbagai negara seperti Bank of America, Bank of Kuwait, Mecrobank di Swedia, Industrial Bank of Korea dan Hana Bank serius masuk ke dunia digital ini, dengan membuka cabang di metaverse.

Mereka menganggap dunia metaverse sangat masuk akal untuk menghubungkan simpul-simpul dari berbagai teknologi. Melihat potensi besar tersebut, platform Decentralized Exchange atau Dex yang berbasis teknologi blockchain akan memiliki peran krusial dalam menjelajahi dunia metaverse.

Peluang itu pula yang akan dimaksimalkan Litedex Protocol sebagai Decentralized Exchange pertama di Indonesia, untuk memberikan kemudahan bagi setiap user dalam bertransaksi dan berinteraksi di dunia metaverse. Dengan mengadopsi multi blockchain, Litedex Protocol akan menyediakan layanan one stop exchange, sehingga user tak perlu keluar masuk dunia metaverse untuk bisa menjelajahi berbagai fitur yang ada di dunia meta tersebut.

"Platform Dex seperti Litedex Protocol di metaverse akan memberikan manfaat besar bagi user, karena Dex memberikan kemudahan untuk transaksi yang lebih cepat dan murah, lalu menyajikan skema distribusi token yang adil dan terbuka dan hal penting lainnya adalah Dex merupakan platform yang dikembangkan berbasis komunitas, sehingga memungkinkan para holder memiliki peran besar untuk mendorong pengembangan produk secara penuh," jelas Chief Executive Officer Litedex Protocol Andrew Suhalim, dalam keterangan resminya, Selasa, 1 Februari 2022.

Selain itu, core project Litedex Protocol mengusung fitur-fitur favorit investor, seperti Staking, Farming, dan Swap serta memiliki produk token sendiri, sehingga diyakini bisa menjadi platform lengkap bagi investor. Dex dianalogikan sebagai toko serba ada yang memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses segala fitur di dunia metaverse, dengan hanya menggunakan satu akun wallet.

"Litedex akan menjadi fasilitator yang memungkinkan user untuk menjual atau membeli aset digital serta menukar aset kripto meski beda platform. Bisa disimpulkan Litedex Protocol akan memiliki peran penting dalam pengembangan metaverse, karena user bisa mentransaksikan aset kriptonya dengan aman dan nyaman," pungkasnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id