comscore

BTN Dikucuri Pendanaan dari JICA, Citi Bank, dan BCA Senilai Rp1,4 Triliun

Ade Hapsari Lestarini - 18 Mei 2022 17:57 WIB
BTN Dikucuri Pendanaan dari JICA, Citi Bank, dan BCA Senilai Rp1,4 Triliun
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo. Foto: dok BTN.
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendapat dukungan pendanaan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Citi Bank dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai total USD100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun (kurs Rp14 ribu per USD).

Fasilitas pinjaman dari JICA ini berjangka waktu lima tahun. Dalam kerja sama ini, JICA mempersyaratkan adanya bank komersial yang turut memberikan fasilitas pinjaman kepada BTN, sehingga digandenglah BCA dan Citi Indonesia. Adapun dari total kredit yang disalurkan sebesar USD100 juta, kontribusi JICA mencapai tujuh miliar yen Jepang atau setara USD60 juta. Sedangkan Citi dan BCA memberikan fasilitas pembiayaan kepada BTN sebesar Rp560 miliar.
Selain itu, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk mendukung pembiayaan rumah rakyat dengan menyukseskan pembangunan sejuta rumah. Pinjaman dari JICA merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap peran perseroan dalam pembiayaan perumahan di Indonesia.

"Fasilitas pinjaman dari JICA ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan BTN dalam mempercepat pencapaian Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah," kata Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo, Rabu, 18 Mei 2022.

Dia menjelaskan, fasilitas pinjaman dari JICA, Citi maupun BCA akan digunakan BTN untuk memberikan pembiayaan KPR kepada segmen menengah-bawah, khususnya untuk yang berpenghasilan di bawah Rp12 juta yang saat ini cukup mendominasi realisasi KPR BTN nonsubsidi. Pada 2021, sebesar 72,55 persen merupakan penyaluran KPR pada segmen ini. Untuk memenuhi komitmen perjanjian tersebut, Haru membidik generasi milenial dan generasi Z yang mendominasi demografi masyarakat Indonesia.

"Kami intensif menggandeng para pengembang yang membangun hunian yang sesuai dengan selera milenial, selain itu kami juga meracik beragam program KPR yang memudahkan akses para generasi milenial maupun generasi Z seperti aplikasi BTN properti dan program KPR BTN Gaes For Milenial," kata Haru.

Dengan tambahan fasilitas pinjaman dari JICA, BTN dapat menambah penyaluran KPR nonsubsidi untuk 460 unit rumah per tahun dari 2022 sampai 2027 sesuai akhir tenor pinjaman JICA ke BTN.

Pada 2022 ini, Haru menjelaskan target penyaluran KPR nonsubsidi sebesar 43.931 unit atau tumbuh 59,08 persen sudah menghitung pinjaman bilateral di atas.

Pengesahan kerja sama pinjaman bilateral tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo dan Director General, Private Sector Partnership and Finance Department of JICA Japan Shohei Hara, Senior Representative of JICA Indonesia Nozomu Ono Country Head of Treasury & Trade Solutions Citi Indonesia Yoanna Darwin, Direktur Corporate Banking BCA Rudy Susanto dan disaksikan juga oleh pihak Kedutaan Jepang di Indonesia, Masami Tamura.

JICA sangat yakin, transaksi pinjaman tersebut berkontribusi dalam memecahkan isu-isu kritikal terkait dengan terbatasnya akses pembiayaan perumahan di Indonesia, terutama untuk segmen menengah ke bawah. Dengan kesempatan ini sebagai permulaan, JICA ingin terus meningkatkan hubungan baik dengan BTN.

"Citi Indonesia menyambut positif kerja sama pembiayaan ini, dengan tujuan mendukung kredit perumahan ke segmen berpenghasilan menengah ke bawah di Indonesia. Hal ini sekaligus mengukuhkan komitmen Citi terhadap pembiayaan inklusif dan pengembangan ekonomi berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kami terus mendorong dampak sosial yang positif sekaligus mendukung prioritas pembangunan oleh pemerintah Indonesia," ungkap CEO Citi Indonesia Batara Sianturi.

Direktur BCA Rudy Susanto mencermati antusiasme masyarakat terutama milenial terhadap sektor properti cukup baik. Di sisi lain, BCA turut mendukung pemerintah dalam percepatan Program Sejuta Rumah bagi masyarakat.

"Melalui kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada BCA untuk memperluas komitmen sebagai bank yang senantiasa memberikan nilai tambah kepada segenap pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi ke depan," jelasnya.

Sepanjang periode Januari-Maret 2022, BTN menyalurkan kredit mencapai Rp277,13 triliun meningkat 6,04 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp261,34 triliun. Adapun kredit perumahan yang disalurkan BTN hingga akhir Maret 2022 mencapai Rp248,57 triliun. Dari jumlah tersebut, KPR subsidi pada kuartal I-2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp134,04 triliun tumbuh 9,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp122,96 triliun. Sedangkan KPR nonsubsidi tumbuh 5,16 persen menjadi Rp84,28 triliun pada kuartal I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp80,14 triliun.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id