comscore

Sepanjang 2020, AXA Financial Bukukan Pendapatan Premi Rp1,31 Triliun

Husen Miftahudin - 07 Mei 2021 08:21 WIB
Sepanjang 2020, AXA Financial Bukukan Pendapatan Premi Rp1,31 Triliun
Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav. Foto: Medcom.id.
Jakarta: Di tengah berbagai tantangan terkait pandemi covid-19 dan ketidakpastian situasi ekonomi yang terjadi pada 2020, AXA Financial Indonesia tetap menunjukkan neraca yang kuat dengan mencatat peningkatan total aset sebesar tiga persen.

AXA Financial juga berhasil mempertahankan posisi Risk Based Capital (RBC) sebesar 282 persen pada bisnis asuransi jiwa konvensional dan 10.704 persen untuk unit usaha syariah, di atas ketentuan rasio solvabilitas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen, dengan total pendapatan premi sebesar Rp1,31 triliun.
"AXA Financial Indonesia tetap membukukan hasil kinerja yang kuat di 2020 meskipun di tengah pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia," kata Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav dalam keterangan resminya, Jumat, 7 Mei 2021.

Sepanjang 2020, AXA Financial Indonesia berhasil juga membukukan laba bersih setelah pajak perusahaan sebesar Rp71,8 miliar termasuk hasil dari pendapatan investasi dan cadangan teknis yang kuat. Untuk unit bisnis syariah, perusahaan mampu mempertahankan kestabilan laba bersih setelah pajak sebesar Rp12 miliar.

Guna memperkuat bisnis syariah, pada 2020 AXA Financial Indonesia mengoptimalkan produk asuransi syariah dengan fitur wakaf  yang sudah dicanangkan sejak 2019, bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kalisa IPB sebagai mitra penggerak dan penyalur wakaf.

Sementara itu, pada periode yang sama AXA Financial Indonesia juga telah membayarkan total klaim sebesar Rp327,9 miliar. Jumlah itu termasuk Rp14,8 miliar klaim yang dibayarkan perusahaan kepada nasabah terkait covid-19.

"Posisi keuangan AXA Financial Indonesia yang solid di 2020 yang penuh tantangan menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam memastikan pertumbuhan dan kemajuan perusahaan di masa depan," tambah Niharika.

Selama masa pandemi covid-19, perusahaan tetap aktif untuk melakukan pengenalan dan literasi keuangan dan asuransi sebagai tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan pemahaman asuransi yang dapat mendongkrak penetrasi asuransi di Indonesia.

Pada 2020, lebih dari 60 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang diselenggarakan oleh perusahaan dengan keikutsertaan lebih dari 6.000 peserta sosialisasi yang telah menerima edukasi baik mengenai asuransi konvensional maupun syariah.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat posisi perusahaan dalam memberikan solusi perlindungan dan sebagai mitra pilihan seluruh karyawan, tenaga pemasar, mitra bisnis, dan nasabah," tutup Niharika.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id