BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,50%

    Husen Miftahudin - 19 Oktober 2021 15:09 WIB
    BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,50%
    Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate di level 3,50 persen untuk periode Oktober 2021.

    Keputusan itu dilakukan berdasarkan asesmen menyeluruh terhadap indikator-indikator perkembangan ekonomi global maupun domestik, termasuk moneter, sistem keuangan, dan sistem pembayaran.

     



    "Dengan melihat, mempertimbangkan, dan juga mencermati berbagai hal tadi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Oktober 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 3,50 persen," ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil RDG Bulanan BI secara virtual, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Selain mempertahankan suku bunga acuan, RDG bank sentral pada periode bulan ini juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga deposit facility di level 2,75 persen dan suku bunga lending facility pada 4,25 persen.

    "Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan di tengah  perkiraan inflasi yang rendah dan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi," paparnya.

    Lebih lanjut, Bank Indonesia di sisi lain juga terus mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mendukung upaya perbaikan ekonomi lebih lanjut melalui berbagai langkah.

    Langkah-langkah tersebut seperti melanjutkan kebijakan nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.

    "Serta, melanjutkan penguatan strategi operasi moneter untuk memperkuat efektivitas stance kebijakan moneter yang akomodatif," jelas Perry.

    Dengan keputusan ini, maka bank sentral telah menahan suku bunga kebijakan rendahnya sebanyak delapan kali berturut-turut sejak Maret 2021. Adapun suku bunga acuan 3,50 persen terjadi sejak Februari 2021, dari level 3,75 persen.

    Pada saat itu, Bank Indonesia memandang bahwa penurunan suku bunga konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga, serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id