Pasar Syariah Sering Diambil Negara Lain, Erick Thohir: Kita Fokus Mapping

    Annisa ayu artanti - 23 September 2021 16:20 WIB
    Pasar Syariah Sering Diambil Negara Lain, Erick Thohir: Kita Fokus <i>Mapping</i>
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok Kementerian BUMN



    Jakarta: Pemerintah dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tengah fokus melakukan pemetaan atau mapping terhadap pengembangan ekonomi syariah nasional.

    Hal itu dilakukan lantaran pasar syariah dalam negeri yang besar belum tergarap secara maksimal. Bahkan Indonesia kerap menjadi sasaran empuk negara lain, misalnya perjalanan wisata religi yang digagas Turki.

     



    "Jadi market kita tumbuh, tetapi sebenarnya yang menikmati market kita bukan kita. Karena itu penting sekali bagaimana kita memapping-kan," kata Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir dalam Indonesia Sharia Summit 2021, Kamis, 23 September 2021.

    Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melihat, market menjadi hal yang sangat penting serta tolok ukur utama dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar.

    "Kita kalau lihat market ada dua secara ekonomi dan populasi," ucapnya.

    Dalam memanfaatkan market tersebut, Erick menyebut penyusunan skala prioritas harus dilakukan. Indonesia mesti fokus untuk mengembangkan produk-produk yang bakal diserap oleh pasar.

    Terdapat enam sektor utama ekonomi syariah yang akan dikembangkan Indonesia yaitu keuangan, fesyen, perjalanan, makanan, kosmetik dan farmasi, media, serta rekreasi. Keenam sektor tersebut saat ini sudah memiliki market yang potensial.

    "Perlu pengembangan yang lebih rinci dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar dapat memanfaatkan market yang ada. Agar pasarnya terus tumbuh. tapi jangan marketnya diambil lain," jelasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id