Laba Unilever Indonesia Turun Jadi Rp3 Triliun di Semester I

    Annisa ayu artanti - 23 Juli 2021 17:25 WIB
    Laba Unilever Indonesia Turun Jadi Rp3 Triliun di Semester I
    Ilustrasi laba bersih emiten - - Foto: dok Medcom



    Jakarta: PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat laba bersih sepanjang semester I-2021 sebesar Rp3,05 triliun. Angka tersebut turun 15,75 persen dari perolehan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp3,62 triliun.
     
    Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan laba tersebut dibukukan meski dampak covid-19 masih belum surut. Dia bilang pertumbuhan pasar FMCG (Fast Moving Consumer Goods) belum sepenuhnya pulih karena pandemi covid-19 menyebabkan konsumen masih berhati-hati dalam memilih pola konsumsi di beberapa kategori basic.
     
    "Berbagai tantangan tersebut tentunya mempengaruhi tingkat pertumbuhan dari perseroan. Kondisi ini juga ditambah dengan kenaikan harga komoditas yang mulai memengaruhi biaya produk," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 Juli 2021.
     
    Mengutip laporan keuangan perseroan, Jumat, 23 Juli 2021 penurunan laba bersih terjadi karena penurunan pendapatan selama enam bulan terakhir.
     
    Pendapatan perusahaan tercatat Rp20,18 triliun, turun 7,3 persen dari Juni 2020 sebesar Rp21,77 triliun. Adapun rincian pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan atas penjualan dalam negeri senilai Rp19,29 triliun dan pendapatan atas penjualan luar negeri atau ekspor sebesar Rp888,11 miliar.
     
    Sedangkan untuk harga pokok penjualan, perusahaan mencatat penurunan dari Rp10,59 triliun menjadi Rp9,93 triliun. Manajemen juga mencatat penurunan pada beban pemasaran dan penjualan menjadi Rp4,22 triliun dari sebelumnya Rp4,29 triliun.
     
    Sementara aset per 30 Juni 2021, jumlah aset perseroan tercatat Rp20,27 triliun, sedikit menurun jika dibandingkan dengan posisi Desember 2020 Rp 20,53 triliun. Liabilitas perseroan per 30 Juni 2021 tercatat mencapai Rp16,26 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp4,01 triliun dari Desember 2020 Rp 4,94 triliun.
     
    Dengan hasil kinerja itu, ira menambahkan perseroan tetap akan optimistis dengan untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan secara jangka panjang.
     
    "Ini adalah masa yang tidak mudah dilalui bagi kita semua tetapi perseroan telah dan akan terus bersama Indonesia. Kami optimistis bahwa jika semua pihak menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, bersama kita akan melewati masa sulit ini dan perekonomian Indonesia akan kembali bangkit," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id