Pemegang Saham ZBRA Rombak Jajaran Manajamen, Mantan Dirjen Pajak Jadi Komisaris

    Annisa ayu artanti - 08 Mei 2021 19:19 WIB
    Pemegang Saham ZBRA Rombak Jajaran Manajamen, Mantan Dirjen Pajak Jadi Komisaris
    Mantan Dirjen Pajak Robert Pakpahan - - Foto: MI/ Adam Dwi



    Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) memutuskan merombak jajaran direksi dan komisaris dan menyiapkan strategi usai mengakuisisi PT Dos Ni Roha (DNR) atau DNR Corporation.

    Dalam keterangan resmi perusahaan yang dikutip Medcom.id, Sabtu, 8 Mei 2021, RUPSLB menetapkan jajaran direksi dan komisaris masing-masing diduduki tiga orang.

     



    Di jajaran komisaris, mantan direktur jenderal pajak Robert Pakpahan ditetapkan sebagai komisaris independen. Kemudian Juliati dan Komjen Pol. (Purn) Dwi Priyatno menjabat sebagai komisaris.

    Sementara di kursi direksi, ditetapkan direktur utama Rudy Tanoesoedibjo. Lalu, dua direksi dibawahnya adalah Paulus Lo dan Rudy Tanoesoedibjo.

    Selain perombakan direksi dan komisaris, manajemen juga meminta persetujuan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue dan membeberkan rencana perusahaan pasca akuisisi PT Dos Ni Roha (DNR) atau DNR Corporation.

    Right Issue ini dilakukan oleh pihak perseroan guna bisa mendapatkan modal tambahan bagi perusahaan agar bisa menambah kinerja perusahaan maupun memperluas perseroan dalam perjalanan bisnisnya.

    Sementara rencana perseroan melalui DNR adalah mengembangkan konsep bisnis integrated end to-end supply chain solution lewat DNR bersama dengan unit usaha dibawahnya yaitu DNR Distribution, iStoreiSend Indonesia (SSI), MTG, DPORT, dan juga BIG.

    Dalam aplikasi bisnisnya, DNR Distribution berfokus pada layanan distribusi yang mencakup ritel offline dan online pada semua kategori produk termasuk wholesale medical distribution.

    Lebih lanjut, iStoreiSend Indonesia (SSI) memberikan solusi e-logistics dan e-fulfillment dengan menghadirkan pusat multi-gudang dengan mengkombinasikan antara layanan gateway dan e-fulfillment yang terintegrasi dengan sistem digital Warehouse Management System (WMS) untuk memenuhi kebutuhan e-commerce.

    Sementara DPORT merupakan unit bisnis yang mana menjawab solusi kebutuhan on demand logistic berbasis teknologi digital, sedangkan MTG memungkinkan pemanfaatan solusi logistik 3PL dari hulu ke hilir yang mencakup cross border, warehousing, dan Freight Forwarding yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien.

    Sedangkan untuk BIG, memiliki fungsi sebagai penyedia produk sistem berbasis teknologi canggih yang dapat mengintegrasikan seluruh proses operasional unit bisnis DNR guna terciptanya konsep integrated end-to end supply chain solutions secara menyeluruh lewat bisnis-bisnis usaha yang ada.

    "Dengan hadirnya manajemen baru dari ZBRA beserta unit bisnis DNR yang menyokong perjalanan bisnis tersebut, hal ini dapat menjadi arah bisnis yang baru serta menjanjikan untuk kemajuan bisnis yang ada dalam waktu mendatang," tulis manajemen ZBRA.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id