Pengguna Cashless Naik 44% Selama Pandemi

    Eko Nordiansyah - 04 November 2020 19:35 WIB
    Pengguna <i>Cashless</i> Naik 44% Selama Pandemi
    Ilustrasi dompet digital - - Foto: Medcom
    Jakarta: Penggunaan pembayaran nontunai atau cashless di Indonesia melonjak sebesar 44 persen selama pandemi covid-19. Hal ini berdasarkan data Ipsos untuk Asia Tenggara pada September 2020 lalu.

    Managing Director Ipsos in Indonesia Soeprapto Tan mengatakan sejak dua tahun lalu Ipsos sudah melihat adanya tren penggunaan aplikasi dompet digital (e-wallet) di Indonesia.

    "Ipsos in Indonesia memiliki intensi yang cukup tinggi terhadap perkembangan industri dompet digital di Indonesia, perubahan perilaku konsumen dari pembayaran tunai ke nontunai, serta consumer preference dalam memilih merek dompet digital," katanya dalam keterangan resminya, Rabu, 4 November 2020.

    Berdasarkan hal tersebut, Ipsos in Indonesia berinisiatif mengadakan survei lebih lanjut untuk mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul sebagai rangkaian survei-survei yang diadakan sebelumnya.

    Hasilnya, ShopeePay menempati posisi sebagai merek dompet digital paling unggul di Indonesia. Selama Oktober, ShopeePay digunakan oleh 34 persen responden, diikuti Ovo dengan 28 persen, GoPay 17 persen, Dana 14 persen, dan Link Aja tujuh persen.

    "Data ini merupakan hasil dari survei yang dilakukan Ipsos in Indonesia secara online, dengan melibatkan 1.000 responden, usia 18 tahun ke atas dengan pengalaman melakukan pembelian dengan menggunakan dompet digital dan melakukan pembelian di e-commerce dalam dua tahun ke belakang," jelas dia.

    Bukan hanya itu, ShopeePay juga unggul sebagai merek dompet digital yang memiliki penetrasi tertinggi dalam tiga bulan terakhir, yakni 48 persen dari total pengguna dompet digital di Indonesia, disusul Ovo 46 persen, GoPay 35 persen, Dana 26 persen dan LinkAja 16 persen.

    Sementara dari pangsa pasar nilai transaksi, ShopeePay juga mencatatkan jumlah transaksi tertinggi dalam tiga bulan transaksi, yakni 29 persen dari total nilai transaksi e-wallet di Indonesia, diikuti OVO 27 persen, GoPay 22 persen, Dana 14 persen, serta LinkAja tujuh persen.

    Tingkat kepuasan pengguna ShopeePay juga paling tinggi  yaitu 82 persen dibandingkan merek dompet digital lain, Ovo 77 persen, Gopay 71 persen, Dana 69 persen, dan Link Aja 67 persen yang diukur berdasarkan kemudahan penggunaan, kemudahan untuk isi saldo (top up), real time, menawarkan banyak promosi, dan banyaknya merchant baik offline ataupun online.


    "Berdasarkan data di atas, terlihat jelas bahwa ShopeePay memiliki nilai rekomendasi tertinggi, disusul oleh Ovo. Dengan demikian artinya, ShopeePay dan Ovo adalah dua merek dompet digital yang paling direkomendasikan oleh pengguna, baik kepada teman, kerabat, maupun keluarga," ujar Group SL Leader for Customer Experience, Channel Performance, and Observer, Ipsos in Indonesia," tutur Andi Sukma.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id