comscore

Pantro Pander Silitonga Jadi Calon Kuat Kepala Eksekutif IKNB OJK

Husen Miftahudin - 04 April 2022 21:08 WIB
Pantro Pander Silitonga Jadi Calon Kuat Kepala Eksekutif IKNB OJK
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyaring kandidat calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027. Terdapat dua nama yang akan menjadi kandidat calon Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non Bank (IKNB), salah satunya Pantro Pander Silitonga.

Nama Pantro mencuat sebagai kandidat kuat karena saat ini aktif dan berkecimpung dalam industri IKNB dan memiliki posisi strategis dengan tanggung jawab krusial di industri asuransi dan penjaminan.
Dikutip dari berbagai sumber, Pantro saat ini menjabat sebagai Direktur Bisnis PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sekaligus Komisaris IFG Life. Ia juga masih aktif sebagai Komisaris PT Bahana Artha Ventura. Sebelumnya ia menjadi Komisaris Utama Mandiri Capital, perusahaan modal ventura milik PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menjadi investor di berbagai startup Indonesia.

Dalam posisinya saat ini, Pantro rutin berkutat dengan seluk beluk usaha asuransi dan penjaminan secara kolaboratif dengan direksi IFG lainnya meliputi aspek bisnis, komersial, transformasi usaha, tata kelola, audit dan manajemen resiko, termasuk mekanisme perlindungan konsumen, restrukturisasi dan reorganisasi perusahaan.

Ia juga bertanggung jawab atas perencanaan strategi dan implementasi digitalisasi bisnis perusahaan yang relevan dalam peningkatan pertumbuhan usaha dan revenue yang berkelanjutan.

Kepemimpinan dan pengalaman Pantro membuatnya dipercaya penuh atas tugas koordinasi terhadap pengembangan dan pertumbuhan bisnis dan kinerja usaha seluruh anak usaha dan afiliasi IFG lainnya dalam sektor asuransi dan penjaminan secara konsolidatif.

Salah satu prestasinya yang mencuat adalah peran aktifnya sebagai Komisaris di IFG Life dalam mengawal dan mengawasi proses migrasi atau transfer polis eks nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ke IFG Life sebagai hasil restrukturisasi Jiwasraya yang hingga saat ini masih terus berjalan lancar dan telah mencapai 67,84 persen.

Sebagai informasi, program restrukturisasi Jiwasraya oleh IFG Life yang pelaksanaannya diawasi Pantro sebagai Komisaris adalah wujud dan upaya penyelamatan polis oleh pemerintah selaku pemegang saham Jiwasraya demi meminimalisir kerugian yang akan dialami oleh pemegang polis dan negara, serta ditawarkan kepada seluruh nasabah eks Jiwasraya untuk penyelamatan polis.

IFG Life juga tercatat telah membayarkan klaim atau nilai manfaat hingga mencapai Rp2,9 triliun kepada eks nasabah Jiwasraya. Seluruh proses ini dilakukan dengan memanfaatkan dana dari Penyertaan Modal Negara (PMN) serta sebagian lagi bersumber dari pengalihan aset milik Jiwasraya.

Di ranah fintech, Pantro telah memiliki pengalaman ekstensif dan pemahaman mendalam terkait fintech ketika ia menjabat sebagai Komisaris Utama Mandiri Capital yang bertanggung jawab mengawasi kinerja direksi dalam asesmen dan proses penempatan investasi Mandiri Capital ke beragam portofolio di perusahaan digital, e-commerce dan fintech, antara lain Privy.id, Crowde, Amartha, Bukalapak dan LinkAja.

Sebelum bekerja di IFG, Pantro telah lama berkecimpung di sektor swasta maupun BUMN dengan menempati beberapa posisi leadership strategis terkait perbankan dan telekomunikasi yang berkontribusi pada kompetensi, pengalaman dan keahliannya di industri jasa keuangan dan sektor digital.

Ia pernah berkarir di perusahaan konsultan global seperti BearingPoint dan Boston Consulting Group sebelum kemudian berkiprah di industri telekomunikasi selama lebih dari enam tahun di PT XL Axiata Tbk dengan posisi terakhir sebagai Vice President 4G Lte.

Karier Pantro sebagai profesional semakin menanjak ketika ia dipercaya menjabat sebagai Senior Vice President M&A PT Bank Mandiri Tbk sebelum dipromosikan menjadi Chief Transformation Officer yang bertanggung jawab penuh atas proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan transformasi digital di bank BUMN terbesar ini.

Pantro menuntaskan seluruh pendidikannya di Amerika Serikat (AS). Ia lulus dari Indiana University, Bloomington dengan gelar Bachelor of Science in Process Re-Engineering, Operations & Accounting. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di San Diego State University dan juga memperoleh gelar S2 yaitu MBA in Finance, Strategy and Venture Capital dari the University of Chicago Booth School of Business.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id