comscore

Ini Daftar Lengkap 22 Peserta Baru BI Fast

Husen Miftahudin - 31 Januari 2022 16:25 WIB
Ini Daftar Lengkap 22 Peserta Baru BI Fast
Ilustrasi masyarakat tengah mengantre di anjungan tunai mandiri (ATM) - - Foto: MI/ Ramdani
Jakarta: Mulai hari ini peserta BI Fast bertambah sebanyak 22 lembaga atau sebagai peserta gelombang (batch) kedua. Dari jumlah tersebut, 22 peserta merupakan bank dan satu peserta lainnya adalah lembaga nonbank .

BI Fast merupakan infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan Bank Indonesia (BI) dan dapat diakses melalui aplikasi mobile banking dan sejenisnya.
"Hal ini merupakan komitmen Bank Indonesia dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui perluasan peserta fast payment BI yaitu BI Fast," ucap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Senin, 31 Januari 2022.

Berikut 22 peserta baru BI Fast gelombang kedua:

  1. Kustodian Sentral Efek Indonesia.
  2. Bank HSBC Indonesia.
  3. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (BJB).
  4. Pan Indonesia Bank.
  5. Bank Multi Arta Sentosa.
  6. Bank Sinarmas unit Usaha Syariah.
  7. Bank Maspion Indonesia.
  8. Bank Sahabat Sampoerna.
  9. Bank Digital BCA.
  10. Bank Sahabat Sampoerna.
  11. Allo Bank Indonesia.
  12. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah.
  13. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Unit Usaha Syariah.
  14. Bank Mandiri Taspen.
  15. Bank Papua.
  16. Bank National Nobu.
  17. Bank Ganesha.
  18. Bank KEB Hana Indonesia.
  19. Bank Mestika Dharma.
  20. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur.
  21. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Unit Usaha Syariah.
  22. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur.
Sebelumnya, Bank Indonesia juga telah mengumumkan 21 peserta BI Fast gelombang pertama yang diumumkan pada 21 Desember 2021, bertepatan dengan diluncurkannya BI Fast itu sendiri. 

Adapun ke-21 peserta BI Fast gelombang pertama tersebut adalah:

  1. Bank Tabungan Negara.
  2. Bank Tabungan Negara Unit Usaha Syariah.
  3. Bank DBS Indonesia.
  4. Bank Permata.
  5. Bank Permata Unit Usaha Syariah.
  6. Bank Mandiri.
  7. Bank Danamon Indonesia.
  8. Bank Danamon Indonesia Unit Usaha Syariah.
  9. Bank CIMB Niaga.
  10. Bank CIMB Niaga Unit Usaha Syariah.
  11. Bank Central Asia.
  12. Bank UOB Indonesia.
  13. Bank Mega.
  14. Bank Negara Indonesia.
  15. Bank Syariah Indonesia.
  16. Bank Rakyat Indonesia.
  17. Bank OCBC NISP.
  18. Bank Sinarmas.
  19. Bank Citibank NA.
  20. Bank BCA Syariah.
  21. Bank Woori Saudara Indonesia.
Dengan BI Fast ini, maka biaya transfer antarbank maksimal hanya Rp2.500 per transaksi. Tarif ini mengalami penurunan signifikan bila dibandingkan dengan biaya transfer yang diberlakukan sebelumnya, yakni Rp6.500 per sekali transaksi.

"Dengan adanya BI Fast, diharapkan pelaku industri akan terus berinovasi dengan mengoptimalkan nilai tambah dari layanan BI Fast yang consumer centric untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mempercepat pemulihan ekonomi melalui efisiensi transaksi," pungkas Erwin.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id