Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.790/USD

    Angga Bratadharma - 16 September 2020 09:58 WIB
    Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.790/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terlihat menguat ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.845 per USD. Mata uang Garuda berhasil menghantam mata uang Paman Sam seiring upaya pemerintah yang serius meredam penyebaran covid-19 di Tanah Air.

    Mengutip Bloomberg, Kamis, 16 September 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menanjak ke Rp14.790 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.790 hingga Rp14.822 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.666 per USD.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat tertekan pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena pelaku pasar memperhatikan rapat kebijakan utama oleh Federal Reserve. Kebijakan yang diambil the Fed ditunggu investor karena menentukan arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen menjadi 93,0501. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1853 dari USD1,1863 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,2897 dari USD1,2853 pada sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,7308 dibandingkan dengan USD0,7291. Dolar AS dibeli 105,45 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,70 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9079 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9078 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3180 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3178 dolar Kanada.

    Bank sentral AS memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). "Salah satu sorotan dari pertemuan kebijakan Fed minggu ini kemungkinan adalah kejelasan yang lebih besar tentang implementasi pergeseran menuju target rata-rata inflasi," kata analis di UBS dalam sebuah catatan.

    "Langkah ini akan memudahkan Fed untuk memberikan toleransi terkait tingkat inflasi yang lebih tinggi sebelum pengetatan kebijakan," kata UBS.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan dapat terjadi karena bursa saham Wall Street mencermati pertemuan penting oleh Federal Reserve terkait langkah kebijakan moneternya.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,27 poin atau 0,01 persen menjadi 27.995,60. Sedangkan S&P 500 naik 17,66 poin atau 0,52 persen menjadi 3.401,20. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 133,67 poin atau 1,21 persen menjadi 11.190,32.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id