Tetap Waspada! Gerak Indeks Acuan Saham Indonesia Berpeluang Terbatas

    Angga Bratadharma - 28 April 2021 09:00 WIB
    Tetap Waspada! Gerak Indeks Acuan Saham Indonesia Berpeluang Terbatas
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO



    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas lantaran sepinya katalis positif. Para investor diharapkan waspada terhadap kondisi tersebut dan memperkuat rencana investasinya di pasar saham agar memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan terjadinya kerugian.

    "Kami memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak terbatas seiring minimnya sentimen positif. Pasar juga menanti pencairan THR bagi PNS di minggu ini yang dapat menggairahkan industri ritel di tengah larangan mudik," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Rabu, 28 April 2021.






    Selain itu, lanjut Samuel Research Team, ada juga isu perombakan kabinet yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Kondisi itu diprediksi membuat para investor untuk memilih menunggu dan melihat. "EIDO semalam ditutup melemah 0,55 persen," ungkap Samuel Research Team.

    Perkembangan kasus covid-19 global diperkirakan tetap menjadi kekhawatiran utama investor. Kenaikan laju kasus di Filipina membuat negara tersebut menjadi negara ASEAN kedua yang memiliki lebih dari satu juta kasus. Ledakan covid-19 di India pun masih belum terkendali hingga saat ini.

    Di Indonesia, pada Selasa, 27 April, tercatat ada tambahan 4.656 kasus baru dan 4.884 pasien sembuh. Saat ini, total kasus aktif Indonesia tercatat mencapai 100.256 kasus. Program vaksinasi juga masih terus berjalan dengan hampir 12 juta penduduk Indonesia menerima vaksinasi tahap pertama dan 7,2 juta orang telah menerima vaksinasi tahap kedua.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Para pelaku pasar di bursa Wall Street terus mengamati pendapatan perusahaan dan menunggu pengumuman penting dari Federal Reserve.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 3,36 poin atau 0,01 persen menjadi 33.984,93. Kemudian indeks S&P 500 turun sebanyak 0,90 poin atau 0,02 persen menjadi 4.186,72. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 48,56poin, atau 0,34 persen menjadi 14.090,22.

    Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor utilitas turun sebanyak 0,75 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor energi naik sebanyak 1,26 persen, grup dengan kinerja terbaik.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id