Sinergi BSI-Kemenparekraf Dorong UMKM Pariwisata Naik Kelas

    Husen Miftahudin - 05 Mei 2021 20:52 WIB
    Sinergi BSI-Kemenparekraf Dorong UMKM Pariwisata Naik Kelas
    Bank Syariah Indonesia. Foto : Medcom.



    Jakarta: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar naik kelas. Terkait ini, BSI menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

    Dokumen kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar dan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo. Turut hadir dalam acara penandatanganan MoU ini Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Ventje Rahardjo, serta para pejabat dari masing-masing instansi.

     



    Hery mengungkapkan, penandatanganan MoU antara BSI dan Kemenparekraf ini untuk pemanfaatan jasa dan produk perbankan syariah demi pengembangan UMKM yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Celebration Day Modest Fashion Founders Fund (MFFF) 2021. Tujuannya, agar semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas melalui penyediaan produk serta layanan-layanan keuangan syariah.

    "Bank Syariah Indonesia tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga pendampingan bagi pelaku usaha di antaranya melalui penyediaan Pusat Pelatihan dan Pendampingan UMKM, penyelenggaraan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan pembangunan sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas, diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional," ujar Hery dalam siaran persnya, Rabu, 5 Mei 2021.

    Hery menjelaskan, dengan adanya nota kesepahaman ini, BSI dan Kemenparekraf telah memiliki landasan untuk bekerja sama mengembangkan UMKM serta memanfaatkan produk dan jasa layanan perbankan syariah bagi sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

    "MoU ini bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan tugas serta wewenang BSI dan Kemenparekraf dalam rangka tersebut," ucapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kesediaan BSI menjadi partner strategis Kemenparekraf, termasuk dalam penyelenggaraan program Modest Fashion Founders Fund 2021.

    Dia menyebut bahwa kerja sama ini adalah bukti konkret adanya kolaborasi antarlembaga untuk membantu pelaku UMKM agar kembali menggeliat dan bangkit berproduksi.

    "Ini adalah salah satu langkah mencapai tujuan Indonesia menjadi produsen halal terbesar dunia pada 2024. Fasilitas-fasilitas ini (yang disediakan pemerintah dan lembaga) diharapkan akan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM modest fashion," tutup Sandiaga.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id