Permintaan dan Harga Komoditas Jadi Momentum Perusahaan Sawit IPO

    Annisa ayu artanti - 09 Juni 2021 09:55 WIB
    Permintaan dan Harga Komoditas Jadi Momentum Perusahaan Sawit IPO
    Kelapa Sawit. Foto : AFP.



    Jakarta: Peningkatan harga dan permintaan komoditas sawit sepanjang tahun 2020 hingga saat ini dinilai bisa menjadi momentum bagi perusahaan di sektor sawit untuk melantai di bursa atau initial public offering (IPO) pada tahun ini.
     
    Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai kinerja positif bakal dibukukan emiten sawit sepanjang 2021 seiring dengan peningkatan permintaan dan harga komoditas sawit oleh pasar.

    "Kita lihat dari berbagai macam aspek. Kalau kita lihat dari sisi sentimen, memang dengan adanya sentimen penguatan harga crude palm oil (CPO) global paling tidak memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham-saham emiten CPO. Ketika harga saham emiten CPO yang existing mengalami kenaikan, maka ketika ada saham CPO yang baru diharapkan harga sahamnya juga alami peningkatan," kata Reza dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Namun di sisi lain Reza juga mengungkapkan para calon emiten baru harus tetap memperhatikan kinerja dan prospek perusahaan. Sebab, momentum penguatan CPO baru sekarang terjadi.

    "Apakah ke depan penguatan harga CPO ini masih bisa sustain atau tidak. Ini yang harus diperhatikan emiten CPO ketika melakukan IPO,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Reza menuturkan, sentimen positif lainnya yang mendorong sektor sawit yakni kebijakan pemerintah dalam kebijakan mandatori B30, yang dinilai juga mempengaruhi industri secara keseluruhan.

    Dengan adanya program kebijakan pemerintah itu maka akan menjadi berita positif buat pelaku pasar yang memiliki pandangan bahwa permintaan CPO akan alami peningkatan dengan program bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

    "Dari sisi industri ada sentimen yang baik mendukung, pelaku pasar akan perhatikan saham mana yang punya keterkaitan dengan program biodiesel tadi. Akan kontribusi seberapa besar terhadap program pemerintah tersebut," ujarnya.

    Menurutnya, jika pangsa pasar besar maka harga saham emiten sawit memiliki potensi untuk bisa lebih meningkat sehingga potensi cuan meningkat.

    Lebih lanjut, Reza juga menyampaikan sepanjang masa pandemi kinerja sejumlah emiten sawit tercatat cukup positif walau ada kecenderungan penurunan tapi capaian angkanya masih positif di antaranya perolehan laba dan peningkatan pendapatan seiring peningkatan harga CPO.

    "Memang ada sejumlah emiten yang kinerjanya masih di bawah tapi overall kinerja emiten sawit masih oke di tengah pandemi," pungkasnya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id