Laba Bersih PGN Semester I-2020 Merosot 87,5%

    Annisa ayu artanti - 05 September 2020 16:00 WIB
    Laba Bersih PGN Semester I-2020 Merosot 87,5%
    Ilustrasi PGN - - Foto: Medcom/ Annisa Ayu
    Jakarta: Laba bersih subholding gas BUMN PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN merosot 87,5 persen pada semester I-2020.

    Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu, 5 September 2020, laba bersih perusahaan pada periode ini sebesar USD6,72 juta, turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD54,04 juta.

    Penurunan laba dipicu oleh menurunnya pendapatan sebesar 17,87 persen, yakni dari USD1,79 miliar menjadi USD1,47 miliar. Kendati demikian, dalam laporan keuangan tersebut menjabarkan perseroan berusaha menekan biaya pos beban.

    Tercatat, beban distribusi dan administrasi turun dari USD182,47 juta menjadi USD174,8 juta. Lalu beban umum dan administrasi dari USD140,3 juta menjadi USD88,58 juta.

    Kemudian, beban keuangan juga mengalami penurunan dari USD89,06 juta menjadi USD84,10 juta. PGN juga mencatat penurunan atas rugi selisih kurs dari USD34,07 juta pada semester I-2019 menjadi USD8,5 juta pada semester I-2020.

    Direktur Keuangan PGN, Arie Nobelta Kaban mengatakan, kinerja keuangan paruh pertama 2020 sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian saat ini yaitu dampak pandemi covid-19, penurunan harga migas dunia, serta melemahnya kurs rupiah terhadap USD.

    "Kondisi tersebut berpengaruh kepada usaha PGN terutama sektor hulu yang tergantung pada market terutama harga minyak dan gas serta harga LNG. Rendahnya harga minyak dan gas menyebabkan penurunan pendapatan sektor hulu sedangkan biaya pengoperasian tidak serta merta mengikutinya," jelas Arie dalam keterangan tertulis.


    Ia menambahkan harga minyak gas dan bumi yang tidak sebaik proyeksi yang dilakukan pada akhir 2019, berpengaruh pada pendapatan dari upstream dan recoverability aset-aset di hulu yang dikelola PT Saka Energi Energi Indonesia (SEI).
     
    "Faktor-faktor di atas menyebabkan laba konsolidasi yang diatribusikan ke entitas induk pada semester satu 2020 menjadi sebesar USD6,7 juta," ucapnya.

    Secara konsolidasi, PGN mencatat Kas dan Setara Kas per 30 Juni 2020 sebesar USD1,24 miliar. Posisi tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2019 yaitu sebesar USD1,04 miliar.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id