Rupiah Sukses Gasak Dolar AS

    Angga Bratadharma - 26 Juni 2020 09:32 WIB
    Rupiah Sukses Gasak Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau menguat dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp14.175 per USD. Mata uang Garuda kembali sukses menggasak mata uang Paman Sam, meski kasus baru covid-19 kembali melonjak di seluruh dunia.

    Mengutip Bloomberg, Jumat, 26 Juni 2020, rupiah dibuka menanjak ke Rp14.105 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.105 hingga Rp14.106 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.924 per USD.

    Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi meski ada kekhawatiran atas kenaikan infeksi virus korona yang cepat di beberapa negara bagian AS. Serta adanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

    Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,18 persen jadi di 97,41. Euro tergelincir karena aset berisiko di kawasan itu, termasuk obligasi Italia melemah, ketika bank sentral Eropa (ECB) berselisih melawan pengadilan Jerman terhadap rencana pencetakan uangnya.

    Jumlah kasus harian baru di seluruh Amerika Serikat naik mendekati rekor tertinggi. Texas menghentikan pembukaan kembali secara bertahap sebagai tanggapan atas lonjakan infeksi covid-19 dan perawatan di rumah sakit.

    Lebih dari 36 ribu kasus baru AS tercatat pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), hanya beberapa ratus dari rekor tertinggi 24 April. Ini membuat investor lebih pesimistis tentang peluang pemulihan ekonomi yang cepat.

    "Ini akselerasi sangat cepat di banyak negara bagian AS, yang akan terus menjadi masalah bagi pasar," kata Ahli Strategi Makro Wells Fargo Erik Nelson, di New York.

    Data pada Kamis, 25 Juni menunjukkan permintaan yang lemah memaksa pengusaha-pengusaha AS memberhentikan pekerja. Kemudian mempertahankan permohonan baru untuk tunjangan pengangguran yang sangat tinggi, bahkan ketika bisnis telah dibuka kembali.

    Pesanan baru untuk barang modal buatan AS rebound lebih dari yang diperkirakan pada Mei, tetapi hanya memperoleh kembali sebagian dari penurunan dua bulan sebelumnya. Pasar valas sebagian besar telah melacak pergerakan ekuitas karena sentimen risiko berubah. Wall Street beragam setelah hari terburuk S&P 500 dalam dua minggu. 



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id