Kebiasaan Bertransaksi Berubah, Bank DBS Indonesia Garap Kartu Kredit Digital

    Angga Bratadharma - 16 September 2021 14:12 WIB
    Kebiasaan Bertransaksi Berubah, Bank DBS Indonesia Garap Kartu Kredit Digital
    Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung. FOTO: DBS Bank Indonesia



    Jakarta: PT Bank DBS Indonesia berpandangan pandemi covid-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat termasuk bertransaksi dari offline menjadi online. Tak hanya itu, adanya pembatasan mobilitas juga membuat kebiasaan bertransaksi menggunakan kartu kredit berubah seiring kemudahan, keamanan, dan kenyamanan yang diberikan.

    Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung mengatakan di era new normal saat ini membuat nasabah atau sebagian nasabah melakukan perubahan dalam berbelanja dan mengubah pola konsumsi. Hal ini dipengaruhi beberapa hal seperti PPKM guna menghambat laju mobilitas dan faktor keamanan sehingga menghindari kontak fisik saat berbelanja.

     



    "Kartu kredit menjadi salah satu pendorong untuk melakukan transaksi sekaligus menjadi penyeimbang arus kas," kata Rudy, dalam sebuah konferensi pers digital, Kamis, 16 September 2021.

    Ia memaparkan terdapat pertumbuhan volume daring transaksi kartu kredit di Indonesia sebesar 38 persen. Peningkatan jumlah nasabah yang berbelanja daring pertama kali melalui website, aplikasi, dan media sosial. Sedangkan pertumbuhan volume daring transaksi kartu kredit di DBS sebesar 51 persen.

    "Peningkatan nasabah kartu kredit DBS yang memiliki aplikasi digibank by DBS dan bertransaksi melalui aplikasi," tukasnya.

    Meski demikian, dirinya menyatakan, terdapat kesenjangan antara layanan kartu kredit yang tersedia dengan gaya hidup masyarakat saat ini, terutama milenial, dan tren yang terjadi di mana adanya peralihan dari transaksi offline menuju online.

    "Kami melihat gap yang ada mengakibatkan pertumbuhan kartu kredit yang relatif stagnan dan menyisakan potensi yang besar," ucapnya.

    Berangkat dari hal itu, tambahnya, Bank DBS Indonesia meluncurkan kartu kredit digital digibank yang memungkinkan nasabah mendapatkan persetujuan pengajuan kartu kredit serta limit yang disetujui hanya dalam 60 detik. Setelah verifikasi biometrik, produk ini memungkinkan nasabah langsung melakukan transaksi berbagai e-commerce dan e-wallet.

    "Dengan kartu kredit digital digibank sambil menunggu kartu fisik yang akan dikirim. Kami percaya peluncuran kartu kredit digital digibank merupakan jawaban yang dapat memfasilitasi kebutuhan nasabah secara digital," tegasnya.

    Sementara itu, Head of Card Business PT Bank DBS Indonesia Ari Lastina menargetkan pertumbuhan kartu kredit digibank dalam lima tahun ke depan berkisar antara 50 hingga 60 persen tiap tahunnya. Dirinya optimistis target tersebut dapat tercapai seiring kebutuhan nasabah dan masih besarnya peluang.

    "Kami optimistis kartu kredit digital dari tahun ke tahun kita akan tumbuh sekitar 60 persen dengan menargetkan ke generasi milenial," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id