OJK Dukung Penguatan Ekosistem Pendanaan UMKM dan Startup Lewat Crowdfunding

    Eko Nordiansyah - 28 Oktober 2021 23:22 WIB
    OJK Dukung Penguatan Ekosistem Pendanaan UMKM dan <i>Startup</i> Lewat <i>Crowdfunding</i>
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan ekosistem pendanaan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun startup melalui layanan urun dana (crowdfunding). Apalagi setelah Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI) bekerja sama dengan Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) dan Asosiasi Muda Koperasi Indonesia (AMKI).

    "Pada dasarnya kami sebagai regulator mendukung sinergi yang dilakukan oleh ALUDI ini, sepanjang sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku," kata Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa OJK Muhammad Maulana dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    Wakil Ketua Umum I ALUDI Heinrich Vincent mengungkapkan, kerjasama antar sesama pelaku industri di sektor jasa keuangan ini sangat baik, terutama dalam memperluas akses permodalan dan inklusi keuangan bagi UMKM di Indonesia. Ia berharap dengan adanya kerjasama antar asosiasi ini, UMKM di Indonesia bisa terus naik kelas dan berkembang.

    "Dari mulai yang kecil didukung oleh koperasi, kemudian berkembang dan mendapat funding dari penyelenggara securities crowdfunding bersama dengan venture capital dari Amvesindo dan akhirnya bisa IPO di Bursa Efek Indonesia. Kami berharap inisiasi ini dapat membuat industri menjadi lebih kuat, kompetitif, dan mempercepat akselerasi UMKM dan startup di Indonesia," ungkapnya.

    CEO Mandiri Capital sekaligus Sekretaris Jendral Amvesindo Eddi Danusaputro menilai, industri securities crowdfunding memiliki prospek yang cukup baik ke depannya. Oleh karena itu, anggota Amvesindo yang merupakan perusahaan venture capital, sebagai bagian dari Industri Keuangan Non Bank (IKNB) akan mendukung perkembangan industri securities crowdfunding.

    "Kami menyambut baik sinergi ini, di mana venture capital melihat industri securities crowdfunding memiliki prospek dan dapat turut berperan sebagai pemodal institusi untuk melakukan co-invest dan/atau sebagai exit strategy bagi pemodal di industri securities crowdfunding," ujar dia.

    Adapun kerja sama ALUDI dengan AMKI dilakukan dalam rangka memfasilitasi koperasi untuk dapat berkolaborasi baik sebagai pemodal untuk melakukan co-invest sebagai pemodal institusi. Tak hanya sebagai pemodal, mereka juga bisa mendapatkan akses permodalan dari securities crowdfunding melalui ALUDI.

    “UMKM/UKM adalah pondasi ekonomi Indonesia. Dengan adanya skema securities crowdfunding, sekarang masyarakat Indonesia bisa ikut mendukung dan men-support UMKM," pungkas Wakil Ketua Umum II ALUDI James Wiyardi.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id