comscore

Allianz Life Syariah Dorong Pemanfaatan Wakaf untuk Produk Asuransi

Husen Miftahudin - 03 Agustus 2021 21:11 WIB
Allianz Life Syariah Dorong Pemanfaatan Wakaf untuk Produk Asuransi
Ilustrasi Asuransi Allianz Life - - Foto: dok AFP
Jakarta: PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui Unit Usaha Syariah (Allianz Life Syariah) mendorong pemanfaatan fitur wakaf pada produk asuransi jiwa unit link AlliSya Protection Plus.

Hal ini sejalan dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 106 Tahun 2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah.
"Fatwa tersebut menyebutkan bahwa wakaf sebagai fitur produk asuransi syariah yang dilakukan dengan meniatkan manfaat asuransi yang dapat berupa santunan asuransi atau dana investasi, untuk diwakafkan," ucap Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia Yoga Prasetyo dalam sebuah webinar, Selasa, 3 Agustus 2021.

Menurut Yoga, pemanfaatan wakaf perlu dimaksimalkan. Apalagi berdasar pada Outlook Perwakafan Indonesia, Badan Wakaf Indonesia (BWI) memprediksi bahwa wakaf tunai akan menjadi wakaf yang semakin diminati masyarakat Indonesia pada 2021.

Indonesia juga memiliki potensi wakaf yang mencapai Rp180 triliun per tahun, meskipun jumlah akumulatif wakaf per Januari 2021 masih tergolong rendah yaitu hanya Rp819,36 miliar. Hal ini disebabkan oleh minimnya literasi mengenai wakaf, tata kelola, portofolio wakaf, hingga kemudahan cara berwakaf.

"Menurut riset yang dilakukan Nielsen pada 2017, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa wakaf harus dalam bentuk tanah atau bangunan, sehingga harus mapan atau siap secara finansial sebelum berwakaf, padahal bentuk wakaf sangat luas dan ada banyak cara untuk berwakaf," jelasnya.

Yoga membeberkan bahwa fitur wakaf pada manfaat asuransi syariah sejalan dengan prinsip tolong menolong dalam asuransi syariah. Meskipun manfaatnya luas, pemahaman terkait wakaf masih tergolong rendah.

"Kondisi itu membuat kami harus terus melakukan edukasi kepada masyarakat bekerja sama dengan Lembaga Nazhir. Kami meyakini apapun yang diawali dengan kebaikan dan diakhiri dengan kebaikan, akan memberikan  manfaat bagi banyak orang," paparnya.

Dalam pengelolaan wakaf, Allianz bekerja sama dengan lembaga pengelola wakaf (Nazhir) yang terdaftar pada BWI, yaitu Dompet Dhuafa, Inisiatif Wakaf (I-wakaf), Rumah Wakaf Indonesia, serta Wakaf Al-Azhar, yang menerima harta benda wakaf untuk dikelola dan dikembangkan sesuai peruntukannya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur I-wakaf Mohamad Yusuf menyatakan untuk dapat mengelola dan mengembangkan wakaf sesuai amanah dan syariat, ia mendukung penuh inisiatif Allianz Life Syariah untuk mengenalkan wakaf melalui asuransi yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas.

Adapun dana yang terkumpul akan dikelola oleh lembaga pengelola wakaf (Nazhir) dan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan produktif yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu manfaat dari wakaf lewat asuransi ini telah dirasakan kebaikannya oleh sebagian masyarakat melalui penyaluran wakaf pada beberapa program yang dikelola oleh I-wakaf, yakni Wakaf Uang, Wakaf Produktif berupa Boarding School dan juga Wakaf Proyek berupa Sumur Wakaf.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id