2021, OJK: Penghimpunan Dana Pasar Modal Bisa Capai Rp180 Triliun

    Husen Miftahudin - 16 Januari 2021 08:29 WIB
    2021, OJK: Penghimpunan Dana Pasar Modal Bisa Capai Rp180 Triliun
    Ketua DK-OJK Wimboh Santoso. FOTO: OJK



    Jakarta: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memperkirakan penghimpunan dana di pasar modal sepanjang 2021 bisa mencapai Rp150 triliun hingga Rp180 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi 2020 yang hanya sebesar Rp118,7 triliun.

    "Penghimpunan di pasar modal dengan imbal hasil yang murah kami percaya akan tinggi bahwa kita perkirakan Rp150 triliun sampai Rp180 triliun," ujar Wimboh dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 secara virtual, Jumat, 15 Januari 2021.






    Menurutnya, pertumbuhan penghimpunan dana itu didukung oleh maraknya penerbitan surat utang sebagai implikasi dari likuiditas global yang masih memadai. Selain itu didorong oleh berlanjutnya tren suku bunga yang rendah.

    Adapun pada tahun lalu OJK mengeluarkan berbagai kebijakan pengendalian volatilitas serta tindakan pengawasan. Upaya tersebut membuahkan hasil dan membuat IHSG menguat, bahkan ditutup di level 5.979,7 pada 30 Desember 2020. Padahal saat awal pandemi masuk ke Indonesia, IHSG sempat bertengger di level terendah di posisi 3.937,6 pada 24 Maret 2020.

    Wimboh mengungkapkan bahwa penguatan IHSG ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah investor di pasar modal yang mencapai 3,88 juta investor. Jumlah ini mengalami kenaikan bila dibandingkan jumlah investor pasar modal sepanjang 2019 yang hanya sebanyak 2,48 juta investor.

    "Penguatan IHSG ini sejalan dengan inisiatif strategis OJK untuk meningkatkan basis investor domestik dan pendalaman pasar keuangan," beber dia.

    Selain itu, OJK juga fokus untuk meningkatkan integritas pasar dengan serangkaian kebijakan dan langkah-langkah pengawasan yang lebih tegas. Dengan integritas pasar yang lebih baik, aktivitas penghimpunan dana melalui penawaran umum relatif besar.

    "Dapat kami sampaikan bahwa investor telah raising fund di pasar modal dalam 2020 mencapai Rp118,7 triliun dengan 53 emiten baru. Ini adalah yang tertinggi di ASEAN, dan kebanyakan adalah investor ritel," tutup Wimboh.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id