Rupiah Pagi Dibuka Stabil di Rp14.450/USD

    Angga Bratadharma - 04 Mei 2021 09:24 WIB
    Rupiah Pagi Dibuka Stabil di Rp14.450/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO



    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau stabil ketimbang akhir perdagangan di hari sebelumnya di level Rp14.450 per USD. Mata uang Garuda belum berhasil meredam keperkasaan mata uang Paman Sam meski tengah melambat akibat suramnya rilis data perekonomian di Amerika Serikat (AS).

    Mengutip Bloomberg, Selasa, 4 Mei 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka stabil di posisi Rp14.450 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.450 hingga Rp14.451 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.265 per USD.






    Sementara itu, dolar Amerika Serikat tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), menyerahkan beberapa penguatan di sesi sebelumnya. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS mundur dan data ekonomi yang lesu membebani mata uang Amerika.

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, melemah 0,3 persen pada 90,969. "Reli tajam dolar AS pada Jumat, 30 Mei, mungkin bukan awal dari kebangkitan yang lebih luas," kata Kepala Strategi Mata Uang Scotiabank Shaun Osborne.

    Aktivitas manufaktur AS tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat pada April, kemungkinan dibatasi oleh kekurangan input di tengah permintaan yang terpendam yang dilepaskan oleh meningkatnya vaksinasi dan stimulus fiskal besar-besaran. Data mengirim imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih rendah.

    "Ini akan membutuhkan kenaikan tambahan yang kuat minggu ini untuk memiringkan risiko menuju pemulihan dalam dolar AS dan bentuk awalnya tidak menjanjikan," kata Osborne.

    Sentimen bearish terhadap dolar sedang meningkat setelah penurunan singkat. Posisi net short dolar AS naik minggu ini ke level tertinggi sejak akhir Maret, menurut perhitungan Reuters dan data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas yang dirilis pada Jumat, 30 Mei.

    "Ekonomi AS berkinerja lebih baik tetapi belum keluar dari masalah," kata Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell.

    Pernyataan Powell menandai studi bank sentral yang akan datang yang mendokumentasikan pukulan tidak proporsional yang diderita oleh orang tua yang kurang berpendidikan dan bekerja selama penurunan virus korona.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id