Rupiah Terseret Pernyataan Menkeu AS

    Antara - 05 Mei 2021 12:23 WIB
    Rupiah Terseret Pernyataan Menkeu AS
    Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.



    Jakarta: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah pascapernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen yang hawkish, alias mendukung kenaikan suku bunga acuan.

    Pada pukul 09.41 WIB, rupiah melemah 12 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp14.442 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.430 per USD.






    "Dolar AS outlook-nya menguat lebih lanjut di tengah pasar yang mempertimbangkan pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen semalam yang mengatakan bahwa suku bunga perlu dinaikkan untuk mencegah ekonomi Amerika Serikat dari overheating," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya, dilansir dari Antara, Rabu, 5 Mei 2021.

    Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama lainnya naik 0,3 persen menjadi 91,278. Indeks dolar telah merosot lebih dari dua persen pada April.

    Sedangkan, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke level 1,59 persen melanjutkan penurunan tiga hari berturut-turut bahkan ketika ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan meningkatnya inflasi.

    Selanjutnya, pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data ekonomi AS seperti ADP Non-Farm Employment Change dan ISM Services PMI yang akan dirilis Rabu malam. Di sisi lain, pelaku pasar juga tampaknya masih khawatir terhadap memburuknya kasus covid-19 global.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id