Langkah Tergopoh-gopoh PT Hanson International hingga Akhirnya Pailit

    Annisa ayu artanti - 31 Agustus 2020 21:08 WIB
    Langkah Tergopoh-gopoh PT Hanson International hingga Akhirnya Pailit
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Manajemen PT Hanson International Tbk akhirnya menyatakan perusahaan pailit pada pekan lalu.

    Melalui laporannya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Hanson International Hartono Santoso mengungkapkan perihal putusan pailit dan informasi mengenai kelanjutan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

    Ia menjelaskan berdasarkan sidang permusyawaratan hakim yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2020, Majelis Hakim Pemeriksa Perkara PKPU perseroan di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta memutuskan dua hal.

    Pertama menyatakan PKPU perseroan berakhir dan kedua menyatakan perseroan pailit dengan segala hukumnya.

    "Atas putusan tersebut perseroan akan melakukan langkah-langkah dan upaya hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang," kata Hartono, dikutip Medcom.id, Senin, 31 Agustus 2020.

    Mulanya, emiten bersandi MYRX dimohonkan dalam status PKPU per 5 Maret 2020. Hanson International dimohonkan atas nama Lanny Nofianti dengan nomor perkara 29/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst pada 10 Februari 2020.

    Dalam amar putusan 5 Maret 2020 menyatakan PT Hanson International Tbk dalam keadaan PKPU selama 43 hari sejak tanggal putusan diucapkan.

    Pada kurun waktu tersebut pihak PT Hanson International Tbk harus mencapai kesepakatan dengan debitur. Namun jika tidak, perusahaan Benny Tjokrosaputro, tersangka kasus skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan dinyatakan pailit.

    Baca: Perusahaan Benny Tjokro Hanson International Pailit

    Pada 26 Februari 2020, melalui keterbukaan informasi BEI, manajemen Hanson International sempat menjelaskan upaya penyelesaian utang kepada debitur. Perusahaan menawarkan melalui dua opsi yaitu asset settlement dan opsi utang ditukar dengan saham (debt to equity swap).
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id