Balik Arah, Rupiah Terhantam Dolar AS

    Angga Bratadharma - 10 Juli 2020 09:32 WIB
    Balik Arah, Rupiah Terhantam Dolar AS
    Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau melemah tipis dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.395 per USD. Mata uang Garuda gagal menghantam mata uang Paman Sam meski tengah tertekan akibat meningkatnya kasus covid-19 di Amerika Serikat (AS).

    Mengutip Bloomberg, Jumat, 10 Juli 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.399 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.399 hingga Rp14.413 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.169 per USD.

    Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi karena selera risiko berkurang setelah data menunjukkan ada 1,314 juta orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pada pekan lalu.

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,28 persen pada 96,7039. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1296 dari USD1,1335 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2620 dari USD1,2621 pada sesi sebelumnya.

    Dolar Australia turun menjadi USD0,6964 dibandingkan dengan USD0,6980. Dolar AS dibeli 107,20 yen Jepang, tidak berubah dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik hingga 0,9400 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9379 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3580 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3500 dolar Kanada.

    Di sisi lain, rata-rata saham utama di bursa saham Wall Street berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi di tengah langkah para investor meneliti lebih dalam laporan mingguan yang baru dirilis tentang klaim pengangguran Amerika Serikat.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 361,19 poin atau 1,39 persen menjadi 25.706,09. Sedangkan S&P 500 turun 17,89 poin atau 0,56 persen menjadi 3.152,05. Kemudian indeks Komposit Nasdaq meningkat sebanyak 55,25 poin atau 0,53 persen menjadi 10.547,75.

    Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing turun 4,04 persen dan 2,33 persen, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor teknologi dan konsumen masing-masing naik 0,15 persen dan 0,11 persen.

    Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di bursa saham AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id