Tugu Insurance Catat Laba Rp505,7 Miliar di 2019

    Angga Bratadharma - 30 Juni 2020 17:27 WIB
    Tugu Insurance Catat Laba Rp505,7 Miliar di 2019
    Ilustrasi. FOTO: Tugu Insurance

    Jakarta: PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mencatat laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp505,7 miliar di sepanjang 2019, di tengah situasi dan kondisi yang menantang. Perolehan laba tersebut tumbuh sebanyak 145,7 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp205,9 miliar.

    Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp458,7 miliar atau meningkat sebanyak 84,1 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Indra usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

    Menurut Indra kinerja Tugu Insurance yang baik di 2019 tidak terlepas dari upaya Tugu Insurance untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi. Sampai dengan periode Desember 2019, pencapaian premi bruto secara konsolidasian sebesar Rp6,4 triliun atau naik 26,5 persen secara tahun ke tahun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,1 triliun.  

    “Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor,” lanjut Indra, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2020.

    Kinerja Hasil Underwriting konsolidasian naik dari Rp720,7 miliar menjadi Rp922,2 miliar atau naik 28,0 persen. Pada induk perusahaan kinerja Hasil underwriting mengalami peningkatan di mana pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp552,2 miliar, meningkat menjadi Rp656,8 miliar atau naik 18,9 persen. 

    “Untuk meningkatkan hasil underwriting, kami telah melakukan pemetaan akun-akun yang memiliki hasil underwriting yang baik untuk dipertahankan. Kami juga memaksimalkan kapasitas retensi untuk risiko-risiko baik tersebut,” kata Indra.

    Khusus untuk produk kendaraan bermotor (motor vehicle) secara induk  memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Premi dari produk kendaraan bermotor naik 125,5 persen menjadi Rp204,2 miliar di 2019. Sementara hasil underwriting-nya naik 85,4 persen menjadi Rp45,8 miliar di 2019.

    Menurut Indra peningkatan ini sejalan dengan implementasi strategi dalam hal mengembangkan sektor ritel, melalui produk unggulan kendaraan bermotor roda dua yakni “t ride” dan kendaraan bermotor roda empat yakni “t drive”.

    Tercatat di akhir tahun buku konsolidasian 2019, Tugu Insurance memiliki total aset Rp20,7 triliun atau meningkat 18,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp17,4 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan meningkat 11,5 persen dari Rp7,4 triliun menjadi Rp8,3 triliun, dengan disertai tingkat Risk Based Capital (RBC) 434 persen yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120 persen.

     




    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id