2020, Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Positif Kinerja Kantor Luar Negeri

    Annisa ayu artanti - 22 Februari 2021 17:28 WIB
    2020, Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Positif Kinerja Kantor Luar Negeri
    Bank Mandiri Kantor Luar Negeri mencatatkan pertumbuhan positif meski di tengah pandemi. Foto: Dok.MI



    Jakarta: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat kinerja Kantor Luar Negeri (KLN) perseroan tetap tumbuh di tengah pandemi.

    Tercatat pada akhir 2020, laba sebelum pajak KLN Bank Mandiri mencapai USD111,2 juta atau Rp1,562 triliun. Angka tersebut tumbuh 19 persen secara year on year.




    Menurut Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan, capaian tersebut merupakan kontribusi laba sebelum pajak terbesar dalam lima tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan pada periode tersebut sebesar 30 persen.

    Kinerja laba ini didorong oleh pertumbuhan Fee Based Income (FBI) sebesar rata-rata 32 persen dari USD10,9 juta pada 2015 menjadi USD45,3 juta pada 2020. Sementara Net Interest Income (NII) menguat rata-rata 10 persen dari USD49,5 juta  pada 2015 menjadi USD81,3 juta lima tahun kemudian.

    "Selain karena pemahaman yang komprehensif atas bisnis internasional nasabah korporasi, kinerja yang baik dari KLN Bank Mandiri dalam lima tahun terakhir juga merupakan hasil kolaborasi strategis antara berbagai unit kerja di kantor pusat, serta antara masing-masing KLN, termasuk dengan perusahaan anak," kata Panji dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Februari 2021.

    Selain itu, Panji juga menyebutkan, jaringan KLN Bank Mandiri juga mampu menjaga kualitas aset produktif melalui strategi pemberian kredit secara selektif. Alhasil, rasio Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah pun dapat diturunkan dari 1,42 persen pada 2015 menjadi 0,38 persen pada tahun lalu.

    Panji menuturkan kedepannya jaringan KLN Bank Mandiri akan fokus pada layanan Indonesia-related Global Trading Companies, sindikasi global, serta supply chain Indonesia-linked customers.

    "Kami ingin memenuhi seluruh kebutuhan nasabah dalam mengembangkan bisnis ke luar negeri agar bisa mengakses pasar global yang lebih besar dan tumbuh lebih cepat," ungkapnya.

    Dia melanjutkan, penguatan layanan juga akan disertai dengan pengembangan layanan digital Mandiri Cash Management di seluruh KLN sehingga dapat dimanfaatkan oleh nasabah maupun jaringan nasabah yang berada di luar negeri.

    Tak hanya nasabah korporasi, Panji menambahkan, Bank Mandiri juga mengembangkan layanan khusus bagi nasabah individual kategori High Net Worth yang berdomisili atau bekerja di luar negeri. Caranya dengan menggunakan layanan Wealth Management di Bank Mandiri Singapore dengan skema Pengelolaan Dana Nasabah Individual.
     
    "Dalam rangka mendukung investasi dan pendanaan nasabah di luar negeri, saat ini kami memiliki dua perusahaan anak di Singapura yaitu Mandiri Securities Singapore dan Mandiri Investment Management Singapore. Semua jaringan internasional kami terkoneksi dengan baik sehingga dapat memberikan layanan secara optimal," pungkasnya.

    Saat ini Bank Mandiri memiliki tujuh KLN, yakni di Singapura, Hong Kong, Cayman Island, Shanghai, Timor-Leste, Inggris, dan Malaysia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id