Sepekan, Rupiah Pamer Kekuatan di Tengah Demo UU Cipta Kerja

    Angga Bratadharma - 17 Oktober 2020 11:01 WIB
    Sepekan, Rupiah Pamer Kekuatan di Tengah Demo UU Cipta Kerja
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terlihat di tren hijau, meski sempat melemah. Disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja membuat mata uang Garuda terus mendapat 'asupan vitamin' sehingga sukses menghantam beberapa kali mata uang Paman Sam.

    Mengutip data Bloomberg, Sabtu, 17 Oktober 2020, nilai tukar rupiah pada awal pekan atau tepatnya Senin, 12 Oktober, berada di level Rp14.700 per USD. Lalu pada Selasa, 13 Oktober, tertekan ke level Rp14.725 per USD. Kemudian pada Rabu, 14 Oktober, mata uang Garuda menguat ke level Rp14.718 per USD.

    Sedangkan pada Kamis, 15 Oktober, nilai tukar rupiah menguat ke level Rp14.690 per USD. Lalu pada akhir pekan atau tepatnya Jumat, 16 Oktober, mata uang Garuda melemah tipis ke level Rp14.697 per USD. UU Cipta Kerja membuat otot rupiah kokoh meski sempat diwarnai aksi demo besar-besaran di beberapa kota besar di Indonesia.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat tergelincir pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pelaku pasar mencerna data penjualan ritel yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 93,6809.

    Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1717 dari USD1,1696 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2931 dari USD1,2900 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7086 dari USD0,7091.

    Kemudian dolar AS dibeli 105,39 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,46 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9150 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9151 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3180 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3226 dolar Kanada.

    Sementara itu, penjualan ritel AS naik 1,9 persen pada September, Departemen Perdagangan melaporkan pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2 persen.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id