comscore

Industri Reksa Dana Diprediksi Bisa Tumbuh hingga 10% di 2021

Husen Miftahudin - 14 April 2021 14:21 WIB
Industri Reksa Dana Diprediksi Bisa Tumbuh hingga 10% di 2021
Ilustrasi reksa dana - - Foto: dok Syailendra Capital
Jakarta: PT Syailendra Capital memperkirakan pertumbuhan industri reksa dana pada tahun ini akan tumbuh di kisaran lima persen sampai 10 persen. Jenis reksa dana yang berpotensi tumbuh paling optimal adalah reksa dana saham, reksa dana indeks, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang.

Untuk memanfaatkan momentum tersebut, Presiden Direktur Syailendra Capital Fajar R Hidayat mengatakan pihaknya menyiapkan beberapa produk baru reksa dana berbasis ritel di tahun ini.

 



"Produk ini dibentuk untuk menangkap peluang pertumbuhan investor ritel yang cukup pesat belakangan ini," ungkap Fajar dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 April 2021.

Untuk reksa dana indeks, perusahaan juga telah menyiapkan beberapa produk. Sebab, saat ini pasar reksa dana indeks masih punya ruang besar untuk terus tumbuh. Apalagi reksa dana indeks menawarkan transparansi yang akan memudahkan investor.

"Dengan berbagai produk reksa dana baru yang sudah disiapkan ini, saya optimistis Syailendra bisa mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar lima sampai 10 persen dibandingkan tahun lalu," harapnya.

Adapun pada akhir tahun lalu, dana kelolaan Syailendra mencapai Rp23,43 triliun. Sementara per akhir Februari 2021, dana kelolaan Syailendra tumbuh 4,35 persen menjadi Rp24,45 triliun.

Jumlah tersebut tidak termasuk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) dan Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), yang merupakan urutan ke-9 [MS7] di industri aset manajemen Indonesia. Jika termasuk semua jenis reksa dana, maka total dana kelolaan Syailendra sebesar Rp26,14 triliun.

"Saat ini Syailendra menguasai 4,15 persen market share dari seluruh dana kelolaan industri manajer investasi," terangnya.

Syailendra Capital merupakan salah satu pemain besar di industri reksa dana. "Dari total dana kelolaan alias asset under management, Syailendra masuk 10 besar di industri reksa dana," pungkas Fajar.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id