Pandemi Covid-19: Momentum Tumbuhkan Ekonomi Syariah

    Angga Bratadharma - 20 April 2021 16:09 WIB
    Pandemi Covid-19: Momentum Tumbuhkan Ekonomi Syariah
    Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia Arief Rosyid Hasan (kiri). FOTO: Bank Syariah Indonesia



    Jakarta: Sudah lebih dari satu tahun ekonomi dunia mengalami krisis yang disebabkan oleh pandemi covid-19, tidak terkecuali Indonesia. Di tengah hantaman gelombang pandemi, berbagai indikator ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan pada periode akhir 2020 walaupun masih terbatas.

    Memasuki 2021, pemerintah dengan segala daya dan upaya semakin meningkatkan implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Keberhasilan menangani pandemi covid-19 menjadi kunci menuju pemulihan ekonomi. Adapun ekonomi syariah juga tengah digenjot karena dinilai mampu memiliki daya tahan kuat.

     



    Dalam sebuah kesempatan, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ekonomi syariah terutama perbankan syariah di Indonesia relatif stabil bahkan cenderung tumbuh lebih tinggi selama masa pandemi dibandingkan dengan perbankan konvensional.

    Dalam jangka panjang, Sri Mulyani berharap kinerja perbankan syariah ini harus menjadi jembatan dan modal awal untuk mengembangkan ekosistem keuangan dan ekonomi syariah yang berkualitas baik.

    Bicara tentang ekosistem keuangan dan ekonomi syariah, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Indonesia merupakan pasar syariah yang besar. Namun sayangnya, belum menjadi produsen syariah yang signifikan.

    Penggiat Ekonomi Syariah Arief Rosyid Hasan melihat pandemi covid-19 sebagai suatu momentum bagi pemuda Muslim di Tanah Air untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah. Hal ini dapat dimulai dari pengusaha Muslim karena Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu roda penggerak ekonomi.

    "Terutama di masa pemulihan ekonomi nasional seperti saat ini," tuturnya, yang merupakan Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 20 April 2021.

    Menurutnya sekarang ini adalah momentum yang sangat penting bagi pihak terkait untuk mulai memikirkan apa yang dapat dikerjakan untuk secara konkret membajak ekonomi berbasis syariah terutama di masa pandemi menjelang pemulihan ekonomi nasional.

    "Kita harus mengubah paradigma dan serius memikirkan ekonomi keumatan. Inilah saatnya bangkit dan mengisi ruang-ruang yang kosong tadi," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id