Layanan Dine In Jadi Magnet Penguatan Rupiah

    Husen Miftahudin - 30 September 2020 17:41 WIB
    Layanan <i>Dine In</i> Jadi Magnet Penguatan Rupiah
    Ilustrasi kurs rupiah - - Foto: dok MI
    Jakarta: Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan layanan dine in atau makan di tempat restoran menjadi daya gedor bagi penguatan nilai tukar rupiah. Alhasil nilai tukar mata uang Garuda terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini mengalami penguatan.

    "Keinginan pemerintah bahwa perkantoran, mal,hotel, restoran dan kafe, serta usaha lainnya untuk dibuka kembali akan memacu masyarakat untuk berbelanja, sehingga konsumsi masyarakat akan kembali berjalan," ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Rabu, 30 September 2020.

    Menurut Ibrahim, seiring dengan berjalannya roda ekonomi, pasti akan dibarengi dengan meningkatnya dana asing (investasi) untuk kembali masuk ke Indonesia. Kondisi tersebut bisa dilihat dari pembangunan infrastruktur yang sudah mulai dikerjakan kembali.

    Soal kesehatannya, pemerintah optimistis vaksin covid-19 akan tersedia di akhir tahun dan segera didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di 34 provinsi. Informasi ini membuat masyarakat berkeyakinan bahwa masalah pandemi covid-19 bakal melandai secara signifikan.

    "Dengan begitu masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa, sehingga membantu mengurangi beban pemerintah yang selama ini berfokus pada vaksin covid-19," ungkap dia.

    Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah mengalami penguatan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.880 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.895 per USD.

    Mata uang Garuda tersebut menguat 15 poin atau setara 0,10 persen. Rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.857 per USD sampai Rp14.899 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.897 per USD. Rupiah menguat sebanyak 18 poin atau setara 0,12 persen, dari Rp14.916 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.918 per USD atau menguat tipis dua poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.920 per USD.

    "Dalam perdagangan besok pagi mata uang rupiah kemungkinan akan terjadi fluktuatif, namun kemungkinan ditutup menguat terbatas sebesar 5-25 poin di level Rp14.850 per USD hingga Rp14.930 per USD," tutup Ibrahim.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id