comscore

Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan inflasi AS

Antara - 13 Juni 2022 10:41 WIB
Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan inflasi AS
Ilustrasi mata uang rupiah - - Foto: dok AFP
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan melemah imbas tingginya kenaikan inflasi di Amerika Serikat (AS).

Rupiah pagi ini bergerak melemah 97 poin atau 0,66 persen ke posisi Rp14.650 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.553 per USD.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan rupiah bisa melemah terhadap dolar AS hari ini karena sentimen The Fed.

Sentimen The Fed menguat lagi setelah data inflasi konsumen AS Mei menunjukkan kenaikan tertinggi selama 40 tahun di 8,6 persen.

"Inflasi AS yang masih belum menurun menjadi alasan bagi bank sentral AS untuk menjalankan kebijakan pengetatan moneter yang lebih agresif," ujar Ariston.

Penguatan sentimen The Fed itu tercermin di kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Yield tenor 10 tahun kembali mendekati level 3,2 persen yang merupakan level tinggi tahun ini yang terjadi pada Mei lalu.


Ariston menambahkan, sentimen pasar terhadap aset berisiko juga terlihat negatif. Indeks saham Asia dibuka negatif. Bitcoin juga bergerak menurun dan sudah bergerak di bawah USD30 ribu.

Menurutnya, kekhawatiran pasar terhadap kenaikan inflasi global bakal menekan pertumbuhan ekonom, juga menjadi pemicu sentimen negatif pasar terhadap aset berisiko.

"Perekonomian Indonesia juga akan mendapatkan dampak negatif karena harga-harga pangan dan komoditi yang terus naik," terang Ariston.

Adapun hari ini rupiah akan bergerak melemah ke level Rp14.650 per USD dengan support di level Rp14.550 per USD.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id