comscore

Bappebti: Total Nilai Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Capai Rp177,94 Triliun

Husen Miftahudin - 22 Desember 2021 22:18 WIB
Bappebti: Total Nilai Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Capai Rp177,94 Triliun
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat total nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi pada periode Januari hingga November 2021 mencapai Rp177,94 triliun. Nilai transaksi perdagangan tersebut mengalami kenaikan sebesar 9,3 persen dari tahun lalu.

Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengungkapkan, angka tersebut berasal dari kontrak perdagangan berjangka komoditi yang mencapai 12,3 juta lot. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,18 persen dari tahun sebelumnya.

 



"Secara total untuk kontrak multilateral secara nasional itu naik menjadi 2,8 juta lot atau naik 3,69 persen. Sedangkan untuk bilateral itu total volumenya mencapai 10,23 juta lot atau naik 1,89 persen," ujar Wisnu dalam konferensi pers, Selasa, 22 Desember 2021.

Wisnu menjelaskan, transaksi perdagangan berjangka komoditi di Indonesia berasal dari dua Bursa Berjangka, yakni Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) dan Bursa Komoditi Derivatif Indonesia (BKDI).

Di BBJ, lanjutnya, transaksi perdagangan berjangka komoditi yang dibukukan hingga November 2021 itu baru mencapai 8,04 juta lot. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 6,11 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Meskipun volumenya mengalami penurunan, tapi nilai yang dibukukan naik. Ini memang karena ada kenaikan harga-harga komoditas. Ini yang mendorong peningkatan nilai transaksi baik di multilateral maupun di perdagangan bilateral," urai dia.

Pada tahun depan, Wisnu mengharapkan kontrak dan nilai transaksi yang dibukukan mengalami kenaikan. Pihaknya pun siap mendukung strategi kedua Bursa Berjangka dalam menarik minat investor lewat sejumlah regulasi yang dikeluarkan.

Salah satunya dengan menyederhanakan sejumlah regulasi. Bappebti mendorong kedua Bursa Berjangka untuk lebih menggiatkan lagi transaksi kontrak pada lot kecil yang ada di perdagangan multilateral.

"Saya sudah meminta BBJ untuk melakukan peningkatan kontrak multilateral pada kontrak-kontrak mikro dan dilakukan secara online. Ini diharapkan dapat mendongkrak transaksi dan nilai di perdagangan komoditi berjangka, terutama di multilateralnya," pungkas Wisnu.
 

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id