2019, Tugu Reasuransi Bukukan Premi Rp3,06 Triliun

    Antara - 16 Juli 2020 16:44 WIB
    2019, Tugu Reasuransi Bukukan Premi Rp3,06 Triliun
    Jajaran direksi Tugu Reasuransi Indonesia. Foto: dok Antara.
    Jakarta: PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) melaporkan pertumbuhan kinerja positif selama 2019. Perseroan mencatatkan sejumlah peningkatan signifikan pada premi bruto dan hasil underwriting.

    Perseroan membukukan peningkatan premi bruto yang sangat signifikan sebesar Rp3,06 triliun, naik 31 persen dibandingkan 2018 sebesar Rp2,33 triliun. Hasil underwriting mengalami peningkatan signifikan dari Rp17,07 miliar di 2018 menjadi Rp125,85 miliar di 2019.

    Presiden Direktur Tugu Reasuransi Indonesia Adi Pramana mengatakan perseroan menghadapi tantangan yang tidak mudah pada 2019. Ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan sangat berpengaruh terhadap laju perekonomian.

    "Untuk menghadapi hal tersebut perseroan melakukan peningkatan kualitas pelayanan dari sisi akseptasi dan penanganan klaim, penguatan permodalan, penerapan manajemen risiko yang baik dan penerapan kebijakan underwriting yang lebih proper," ujarnya.

    Tren positif juga terlihat di sektor keuangan dengan hampir seluruh komponen mengalami pertumbuhan signifikan. Investasi naik 41 persen dari Rp1,49 triliun pada 2018 menjadi Rp2,18 triliun pada 2019. Hasil investasi mencapai Rp137,20 miliar yang pertumbuhannya sangat tajam di 2019. Sejalan dengan hal tersebut pada 2019 total aset naik 39 persen menjadi Rp4,94 triliun bila dibandingkan 2018 dari Rp3,56 triliun.

    Adi melanjutkan perseroan mencapai tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) yang kuat yakni sebesar 241 persen. Angka ini dua kali lipat lebih besar dari batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni 120 persen.

    "RBC di atas 200 persen akan memberikan keyakinan kepada ceding bahwa Tugure memiliki kemampuan yang baik untuk memenuhi kewajibannya," tambahnya.

    Memasuki fase tatanan normal baru pascapandemi covid-19, perseroan telah melakukan persiapan dan antisipasi berbagai skenario stress test agar laju kinerja tetap terjaga. Serta tetap melakukan work from home (WFH) sesuai anjuran Pemerintah.

    Selain itu, dalam rangka mendukung perlawanan terhadap covid-19, perseroan telah menyalurkan bantuan berupa 200 set APD, 850 masker KN95, masing-masing 200 face shield dan kacamata, 1.000 sarung tangan, dan 200 unit rapid test kepada sejumlah rumah sakit di Jakarta, paket higienitas kepada para ojek daring dan pedagang asongan di daerah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang, serta sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

    "Seluruh pencapaian ini tak terlepas berkat dukungan dan kepercayaan para ceding kepada kami," tambahnya.

    Perubahan Jajaran Direksi

    Berdasarkan hasil RUPS Tahunan yang di gelar pada 30 Juni 2020 menyetujui pengangkatan Erwin Basri sebagai Direktur Operasional efektif sejak dinyatakan lulus fit and proper test oleh OJK, menggantikan Ade Kananda yang telah berakhir masa jabatannya.

    Adapun susunan direksi Tugure saat ini adalah:
    Presiden Direktur: Adi Pramana.
    Direktur Keuangan: Dradjat Irwansyah.
    Direktur Teknik: Syaiful Azhar.
    Direktur Operasional (menunggu efektif setelah fit and proper test): Erwin Basri.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id