Aksi Ambil Untung Bayangi IHSG

    Annisa ayu artanti - 15 September 2020 08:59 WIB
    Aksi Ambil Untung Bayangi IHSG
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Pasar saham Indonesia diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Namun pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan terkoreksi karena aksi ambil untung.

    Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan pada perdagangan hari ini, pelaku pasar akan menunggu rilis data ekspor impor serta neraca perdagangan Indonesia di Agustus 2020. Konsensus Trading Economic memproyeksi impor masih tertekan 20,6 persen secara tahunan dan ekspor masih turun 5,8 persen secara tahunan.

    Artinya neraca perdagangan kembali diproyeksi surplus USD2,16 miliar. "Kami proyeksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan penguatan," kata tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, dalam riset hariannya, Selasa, 15 September 2020.

    Sedangkan bursa saham Amerika Serikat (AS) terlihat berakhir menguat dengan bursa Asia bergerak negatif pagi ini. Tercatat, Dow Jones menguat 1,18 persen, S&P 500 menguat 1,27 persen, dan Nasdaq menguat 1,87 persen. Kenaikan didukung penguatan beberapa saham teknologi seperti Tesla sebesar 12,58 persen dan Apple tiga persen.

    Sentimen positif datang dari perkembangan uji coba vaksin AstraZeneca di mana otoritas kesehatan Inggris kembali mengizinkan kelanjutan uji klinis. Dari bursa Asia, indeks Nikkei dibuka dan diperdagangkan di zona negatif 0,76 persen, demikian juga indeks Kospi negatif 0,1 persen.  
    Mengacu kondisi tersebut, tim riset mengatakan, IHSG masih rawan terkoreksi karena dibayang-bayangi aksi ambil untung. "Namun investor agar berhati-hati atas rawannya aksi ambil untung setelah IHSG ditutup menguat dua hari berturut-turut," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id