Di Tengah Wabah Virus Korona

    Obligasi Bisa Jadi Pilihan Aman untuk Investasi

    Suci Sedya Utami - 07 Maret 2020 16:09 WIB
    Obligasi Bisa Jadi Pilihan Aman untuk Investasi
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: Wabah virus korona (covid-19) membuat bursa saham rontok. Banyak investor kabur dan menarik dananya, namun kebingungan di mana meletakkannya kembali jika terus ingin berinvestasi.

    Jangan panik kuncinya. Menurut Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Budi Rahardjo, dalam situasi saat ini investor tersebut bisa memindahkan sebagian dana mereka pada instrumen obligasi. Budi bilang obligasi menjadi instrumen yang cocok untuk investasi jangka pendek selain deposito dan juga emas.

    "Terutama obligasi negara yang jangka waktu jatuh temponya pendek seperti ORI dan lainnya," kata Budi, kepada Medcom.id, Sabtu, 7 Maret 2020.

    Menurut Budi obligasi jangka pendek menjadi pilihan investasi yang aman dan memberikan kepastian di tengah situasi yang penuh kekhawatiran. Apalagi jika dalam waktu yang tidak terlalu lama berencana mencairkan dana. Pilihan investasi tersebut dianggap lebih bijak.

    Selain itu, alasan lain yakni karena obligasi memiliki sifat bunga atau kupon tetap dibandingkan dengan deposito yang harus mengikuti pergerakan riil suku bunga acuan. Apalagi kecenderungannya hampir seluruh negara, tidak terkecuali Indonesia berencana untuk menurunkan suku bunga.

    Ia mengatakan biasanya tingkat suku bunga akan dibarengi dengan kenaikan harga obligasi. Di saat suku bunga pasar mengalami penurunan, investor akan mencari instrumen yang lebih menguntungkan tapi pasti.

    "Tentunya obligasi yang bunganya tidak mengalami perubahan jadi menarik buat para investor," tutur dia.

    Begitu juga dibandingkan dengan emas. Meskipun emas mengalami penguatan namun apabila virus ini berakhir dan kekhawatiran masyarakat terhadap resesi menurun maka harga emas akan melemah kembali. Artinya obligasi jauh lebih menarik.

    "Jadi kalau untuk jangka pendek ya money market atau obligasi terutama yang sudah jangka pendek setahun dua tahun," pungkas Budi.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id