Pesona Emas Antam Tergerus di Pekan Ini

    Angga Bratadharma - 26 September 2020 10:33 WIB
    Pesona Emas Antam Tergerus di Pekan Ini
    Ilustrasi. FOTO: Antam
    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terlihat bergerak di tren pelemahan. Pesona emas Antam terus memudar seiring maraknya pemberitaan tentang vaksin covid-19 yang artinya memicu sentimen positif bahwa perekonomian bisa kembali pulih.

    Mengutip data Logam Mulia Antam, Sabtu, 26 September 2020, harga emas pada awal pekan atau tepatnya Senin, 21 September berada di level Rp1,024 juta per gram. Lalu pada Selasa, 22 September, harga emas turun ke posisi Rp1,009 juta per gram. Pada Rabu, 23 September, harga emas kembali tertekan ke level Rp1,007 per gram.

    Sedangkan pada Kamis, 24 September, harga emas Antam terpantau turun lagi ke level Rp1,002 juta per gram. Namun demikian, pada akhir pekan atau tepatnya Jumat, 25 September, harga emas mampu sedikit pulih dengan menguat ke level Rp1,009 juta per gram. Sepekan ini emas Antam kesulitan untuk menguat.

    Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) menguat. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun USD10,6 atau 0,56 persen menjadi USD1.866,3 per ons.

    Emas turun 4,9 persen minggu ini. Perak untuk pengiriman Desember turun 10,3 sen atau 0,44 persen menjadi USD23,093 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD4 atau 0,48 persen menjadi USD842 per ons.

    Indeks dolar AS terus naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) sebagai reaksi terhadap pernyataan beberapa anggota Federal Reserve yang menunjukkan bahwa konsensus sebelumnya tentang suku bunga tetap nol selama tiga tahun ke depan tidak akurat dan bahwa suku bunga bisa naik lebih tinggi.

    Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan pesanan barang tahan lama meningkat 0,4 persen pada Agustus, menawarkan beberapa dukungan untuk emas dan mencegah penurunannya sampai batas tertentu.

    Analis pasar berpendapat prospek jangka menengah untuk logam mulia tetap bullish karena gelombang kedua pandemi covid-19 telah melanda Eropa, dan mungkin segera datang ke Amerika Serikat. Kekhawatiran juga tetap membayangi pemilihan umum AS yang tertunda, analis pasar mencatat.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id