Waduh! BI Proyeksi Penyaluran Kredit Baru Melambat di Kuartal III-2021

    Husen Miftahudin - 17 September 2021 15:00 WIB
    Waduh! BI Proyeksi Penyaluran Kredit Baru Melambat di Kuartal III-2021
    Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) memperkirakan penyaluran kredit baru pada kuartal III-2021 bakal melambat. Hal tersebut terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil survei periode Agustus 2021 sebesar 20,5 persen.

    "Berdasarkan kelompok bank, perlambatan secara kuartalan diperkirakan terutama terjadi pada kategori bank umum. Sementara itu berdasarkan jenis penggunaan, perlambatan kredit baru diperkirakan terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK)," ungkap hasil survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan BI, Jumat, 17 September 2021.

     



    Berdasarkan hasil survei, kebijakan penyaluran kredit baru untuk kuartal III-2021 secara umum masih lebih longgar dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT perubahan kebijakan penyaluran kredit kuartal III-2021 yang tercatat sebesar minus 1,6 persen.

    "Berdasarkan jenis penggunaan, pelonggaran kebijakan penyaluran kredit pada kuartal III-2021 diperkirakan terjadi pada seluruh jenis kredit," papar Bank Indonesia.

    Sementara itu, penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan meningkat dibandingkan Juli 2021. Hasil survei kepada perbankan menunjukkan bahwa SBT penyaluran kredit baru sebesar 25,0 persen, lebih besar dibandingkan dengan SBT bulan sebelumnya sebesar 22,1 persen.

    Berdasarkan kelompok bank, peningkatan pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan terjadi pada bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD. Sementara penyaluran kredit pada Bank Umum Syariah (BUS) melambat.

    Berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan meningkat pada jenis Kredit Pemilikan RUmah (KPR) dan kredit konsumsi lainnya. Sementara pada Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI) diperkirakan melambat.

    Bank Indonesia memprediksi penyaluran kredit baru akan kembali menguat pada September 2021. Hal ini terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru September 2021 sebesar 58,8 persen. Berdasarkan kelompok bank, meningkatnya penyaluran kredit baru diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank.

    "Sementara berdasarkan jenis penggunaan, meningkatnya penyaluran kredit baru juga diperkirakan terjadi pada seluruh jenis kredit," papar survei tersebut.

    Adapun kebijakan penyaluran kredit (lending standard) pada Agustus 2021 diperkirakan sedikit lebih longgar dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut terindikasi dari SBT perubahan lending standard Agustus 2021 yang sebesar minus 0,5 persen, berbeda arah dibandingkan SBT 8,2 persen pada bulan sebelumnya.

    Bank sentral menilai kebijakan penyaluran kredit yang diperlonggar pada Agustus 2021 diperkirakan dilakukan untuk seluruh jenis penggunaan kredit, terindikasi dari semua nilai SBT jenis penggunaan kredit yang tercatat negatif.

    "Faktor yang memengaruhi perubahan standar pemberian kredit pada Agustus 2021 antara lain potensi risiko kredit ke depan, proyeksi ekonomi ke depan, dan toleransi bank terhadap risiko (risk appetite bank)," tutup hasil survei BI tersebut.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id