comscore

Bappenas Proyeksi Inflasi Tahun Ini 3,8%

M Ilham Ramadhan - 25 Mei 2022 20:37 WIB
Bappenas Proyeksi Inflasi Tahun Ini 3,8%
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas memproyeksikan tingkat inflasi Indonesia sepanjang tahun ini akan berada di angka 3,8 persen (yoy). Prakiraan tersebut dinilai masih selaras dengan target yang dipatok oleh pemerintah dan Bank Indonesia yakni di kisaran dua sampai empat persen.

"Bappenas memperkirakan inflasi akan berada di sekitar 3,8 persen, angka itu masih dalam rentang sasaran inflasi yang ditetapkan BI dan pemerintah yaitu dua hingga empat persen," kata Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti pada webinar bertajuk Menghadapi Krisis Utang Negara-negara Berkembang di Masa Pandemi Covid-19 dan Krisis Rusia-Ukraina: Sudut Pandang Indonesia, Rabu, 25 Mei 2022.
Proyeksi inflasi Bappenas itu didorong oleh kondisi global yang dibayangi ketidakpastian. Konflik Rusia-Ukraina mengakibatkan disrupsi rantai pasok yang berimbas pada peningkatan inflasi di sejumlah negara.

Hal itu kemudian merambat pada respons dari bank sentral sejumlah negara untuk menaikan suku bunga acuan demi menekan kenaikan inflasi. Inflasi menjadi ancaman di tengah pemulihan ekonomi dunia yang baru berlangsung setelah terdampak pandemi covid-19.

Peningkatan inflasi di Indonesia mulai terasa dalam beberapa bulan terakhir akibat terganggunya rantai pasok dan kenaikan sejumlah harga komoditas. Pada April 2022 misalnya, inflasi Indonesia berada di level 3,47 persen (yoy).

"Harga komoditas domestik yang paling tinggi kenaikannya adalah minyak goreng," terang Amalia.

Selain itu, sejumlah harga pangan bergejolak yang menjadi komponen inflasi memiliki kecenderungan meningkat. Hal ini mesti dimitigasi pemerintah melalui kebijakan suplai yang bisa menyeimbangkan harga-harga komoditas.

Pasalnya bila tingkat inflasi nasional terus melesat, maka akan muncul risiko baru dalam negeri yang akan mengganggu laju pemulihan. Untuk itu perlu dilakukan monitoring di tingkat global maupun domestik perihal kenaikan inflasi.

Adapun sebelumnya BI memperkirakan inflasi Indonesia di tahun 2022 akan sedikit di atas atas empat persen, namun tidak terlalu jauh dari target inflasi tiga persen plus minus satu persen.

"Inflasi tahun ini masih terkendali, hanya sedikit di atas empat persen. Tahun 2023 inflasi kami meyakini akan kembali ke dalam sasaran tiga persen plus minus satu persen, atau tidak lebih dari empat persen, dan akan kembali di bawah empat persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id